Irawati Buka FGPD, Tekankan Fokus Program Unggulan dan Tingkatkan PAD
SB, SAMPIT - Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) membuka secara resmi kegiatan Forum Gabungan Perangkat Daerah (FGPD) Kotim 2025 di Ruang Rapat Baperinda Jumat (13/6).
Irawati menegaskan, penyusunan rancangan rencana strategis perangkat daerah tahun 2025-2029 harus sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kotim tahun 2025-2029 yaitu “Sejahtera, Bermartabat, Maju dan Berkelanjutan”.
"Forum ini merupakan wadah strategis untuk menyelaraskan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kotim dengan arah kebijakan, program dan kegiatan seluruh perangkat daerah,” kata Irawati, Sabtu (14/6/2025).
Untuk mewujudkan visi tersebut, maka dijabarkan dalam delapan misi yang akan dilaksanakan guna percepatan pembangunan meliputi:
1.Mewujudkan transformasi sosial untuk membangun sdm yang sehat, unggul, berdaya saing dan adaptif.
2. Mewujudkan transformasi ekonomi yang berdaya saing dan berkelanjutan.
3. Mewujudkan transformasi tata kelola pemerintahan yang inovatif dan adaptif;
4. Mewujudkan stabilitas ekonomi dan ketertiban umum.
5. Mewujudkan ketahanan sosial, budaya dan ekologi.
6. Mewujudkan pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan;
7. Newujudkan penyediaan infrastruktur melalui peningkatan kualitas sarana dan prasarana dasar yang ramah lingkungan.
8. Mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan.
Visi, misi dan arah pembangunan RPJMD Kotim 2025-2029 ini akan disinkronkan dengan visi, misi dan arah pembangunan pembangunan rpjmn tahun 2025-2029 RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025-2029.
"Pada tahapan sebelumnya kita telah membahas tujuan, sasaran dan indikator kinerja, strategi dan kebijakan, diharapkan pada hari ini kita dapat membahas bidang urusan, program, kegiatan dan sub kegiatan perangkat daerah yang sinergi dengan perencanaan ditingkat pusat dan program Provinsi Kalteng,” jelasnya.
"Saat ini kita menghadapi kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Dimana hal tersebut berdampak pada kapasitas fiskal kita di daerah dalam melaksanakan pembangunan,” tambahnya.
Berdasarkan hal tersebut, tantangan yang dihadapi sangat berat, dengan kondisi keterbatasan kekuatan fiskal daerah dalam upaya pencapaian visi, misi, serta program Bupati dan Wakil Bupati Kotim.
"Kami mengajak kepada seluruh jajaran Pemkab Kotim untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan penggalian potensi sumber pendanaan lainnya serta lebih fokus pada program unggulan dan strategis saja yang berdampak secara langsung pada masyarakat,” pungkasnya. (f1/sb)