RSUD dr Murjani Sampit Terapkan Survei Kepuasan Pasien Berbasis Barcode
SB, SAMPIT – RSUD dr Murjani Sampit kini menerapkan inovasi pelayanan publik dengan menghadirkan sistem survei kepuasan masyarakat berbasis barcode.
Inovasi ini diterapkan sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan di fasilitas kesehatan tingkat lanjut (FKTL) tersebut, yang setiap harinya berinteraksi langsung dengan pasien rawat inap maupun rawat jalan.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Murjani Sampit, dr Anggun Iman Hernawan, mengatakan bahwa metode survei berbasis scan barcode ini memudahkan pasien dan pengunjung dalam memberikan penilaian layanan rumah sakit secara langsung.
“Kita lebih mudah menggunakan scan barcode, dan kemudian pasien maupun pengunjung bisa mengisi 11 kuisioner secara online tanpa menggunakan kertas,” ujar dr Hernawan, Kamis (31/7/2025).
Ia menjelaskan, Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) merupakan kewajiban bagi setiap instansi penyedia layanan publik. Hasil SKM menjadi indikator penting dalam penilaian kualitas layanan, yang salah satunya dilihat dari Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).
SKM ini secara rutin dilaporkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Sekretariat Daerah (Sekda) Kotim sebagai bagian dari evaluasi dan transparansi pelayanan publik.
Penerapan sistem berbasis barcode tersebut telah dimulai sejak 1 Juli 2025. Sebelumnya, pengisian kuisioner masih menggunakan formulir kertas, yang dinilai kurang efektif dan rawan ketidakakuratan data.
Kini, barcode tersedia di berbagai titik strategis rumah sakit seperti delapan ruang rawat inap dan Instalasi Gawat Darurat (IGD), sehingga memudahkan pengunjung dan pasien untuk mengisi survei langsung melalui smartphone berbasis Android.
“Dengan cara ini, kami harapkan tingkat partisipasi masyarakat meningkat, sekaligus mengurangi komplain karena semua masukan bisa langsung ditangkap secara digital dan real-time,” pungkas dr Hernawan. (f1/sb)