Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Enam Camat Baru Diminta Langsung Tancap Gas Tangani Karhutla

Redaksi 11-09-2026, 17:42 WIB 1 menit baca
Sesi foto bersama usai pelaksanaan pelantikan camat yang dipimpin langsung oleh Bupati Kotim H Halikinnor. (FOTO: ISTIMEWA)
Sesi foto bersama usai pelaksanaan pelantikan camat yang dipimpin langsung oleh Bupati Kotim H Halikinnor. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Enam camat baru resmi dipercaya memimpin sejumlah kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Mereka diminta tidak berlama-lama beradaptasi dan langsung turun bekerja, terutama menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pelantikan digelar Pemkab Kotim, Jumat (11/9/2026). Selain enam camat, sebanyak 104 pejabat dari berbagai jenjang jabatan juga dilantik.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, pergantian pejabat merupakan bagian dari penyegaran dan penataan organisasi pemerintahan.

“Rotasi dan promosi ini dilakukan karena ada beberapa jabatan yang kosong. Ada juga pejabat yang sudah cukup lama di posisi tertentu sehingga perlu penyegaran,” kata Halikinnor.

Khusus para camat baru, Halikinnor meminta mereka segera membangun komunikasi dengan seluruh unsur di wilayah masing-masing.

“Segera bekerja, perkuat koordinasi. Saat ini yang paling utama adalah karhutla. Ayo kita sama-sama berbahu-bahu, gotong royong dan bersinergi menghadapi karhutla,” tegasnya.

Enam camat yang dilantik yakni Dedi Jauhari sebagai Camat Kota Besi, Muhammad Huzaifah sebagai Camat Mentaya Hilir Utara, Zikrillah sebagai Camat Baamang, Rendra Repalti Putra sebagai Camat Telawang, Marslam Bernardo Umar sebagai Camat Antang Kalang, serta Muhammad Fahrijal Rahmani sebagai Camat Cempaga Hulu.

Halikinnor juga mengingatkan pejabat di lingkungan Pemkab Kotim agar menjalankan efisiensi anggaran dengan tepat.

“Efisiensi jangan sampai mengganggu program prioritas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia meminta seluruh pejabat mengutamakan kekompakan dan integritas dalam menjalankan tugas.

“Kita bekerja tidak mungkin sendiri. Harus tim, teamwork yang kompak dan sehat dengan integritas tinggi. Dengan begitu, program pemerintah bisa meningkat dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” pungkasnya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard