Disdik Kotim Apresiasi Bunda PAUD MB Ketapang Meriahkan HAN 2025
SB, SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Disdik Kotim) memberikan apresiasi atas inisiatif Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Mentawa Baru Ketapang yang memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 melalui berbagai kegiatan kreatif, seperti lomba mewarnai untuk anak-anak dan lomba menghias bekal untuk para orang tua atau wali.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini mendapat pujian langsung dari Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdik Kotim, Legendaria Okta Bellany Nusaku, yang menilai kegiatan tersebut sangat positif dan berdampak luas.
“Saya berterima kasih sekali atas kegiatan peringatan HAN 2025 yang diselenggarakan Bunda PAUD Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Acara ini sangat rapi dan menyenangkan, karena melibatkan anak-anak dan orang tua secara langsung,” ujar Legendaria, Sabtu (2/8/2025).
Ia menambahkan, kegiatan yang melibatkan kolaborasi antara anak dan orang tua tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, namun juga mempererat hubungan keluarga, meningkatkan komunikasi, serta menanamkan nilai kerjasama dan sportivitas sejak dini.
“Manfaatnya sangat luar biasa. Oleh karena itu, saya berharap Bunda PAUD di kecamatan, kelurahan, maupun desa terus mendukung kegiatan HAN demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Panitia, Mifrah, menjelaskan bahwa peringatan HAN 2025 kali ini mengusung tema "Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas." Kegiatan ini diikuti oleh 170 anak dan 25 orang tua atau wali, dengan dukungan dari Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kotim, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kotim, serta Disdik Kotim melalui Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal.
Menurut Mifrah, lomba mewarnai bagi anak-anak tidak hanya mengasah kemampuan seni dan kreativitas, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri serta keterampilan sosial. Sementara lomba menghias bekal bagi orang tua dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap gizi anak, sekaligus mempererat hubungan emosional melalui kegiatan bersama.
“Kami ingin agar kegiatan ini menjadi awal yang baik, sehingga tahun depan bisa digelar lebih meriah dan melibatkan lebih banyak peserta,” tuturnya.
Mifrah berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi momen berharga yang mendorong semangat positif, baik bagi anak-anak maupun orang tua di Kotim.
“HAN hanya diperingati setahun sekali, dan kami ingin momen ini benar-benar menyentuh semangat anak-anak dan keluarga agar tumbuh kuat dan berdaya,” pungkasnya. (f1/sb)