Disdik Kotim Tampilkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia di Sampit Trade Expo 2025
SB, SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) turut berpartisipasi dalam ajang Sampit Trade Expo 2025 dengan mengusung tema “Pendidikan Masa Depan, Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia.” Partisipasi ini menjadi ajang untuk menampilkan kreativitas siswa sekaligus memperkenalkan program unggulan dunia pendidikan di Kotim.
Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah, menjelaskan bahwa keikutsertaan pihaknya dalam expo tersebut tidak sekadar memamerkan hasil karya siswa, namun juga menjadi ruang apresiasi bagi sekolah dan peserta didik dari berbagai jenjang.
“Kerajinan yang dipamerkan ini adalah karya anak-anak. Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat bisa melihat langsung hasil kreativitas siswa. Jadi, bukan hanya belajar di kelas, tapi anak-anak juga punya karya nyata yang bisa dibanggakan,” ujar Irfansyah, Senin (25/8/2025).
Stand Disdik menampilkan beragam hasil karya dari tingkat TK, SD, hingga SMP, seperti produk kerajinan tangan, seni rupa, serta media pembelajaran kreatif buatan siswa dan guru. Beberapa di antaranya bahkan bisa dipesan langsung oleh pengunjung.
Disdik Kotim juga memperkenalkan konsep “Tujuh Kebiasaan Baik Anak Indonesia” sebagai bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak.
“Kami mempromosikan tujuh kebiasaan baik anak Indonesia. Ini kami integrasikan dalam pameran karya. Jadi masyarakat bisa melihat bagaimana sekolah tidak hanya fokus pada pengajaran akademik, tapi juga penanaman nilai-nilai karakter sejak dini,” jelasnya.
Selain pameran kerajinan, stand Disdik juga memuat informasi tentang berbagai program pendidikan yang tengah berjalan, termasuk lomba siswa, lomba guru, serta agenda peningkatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan.
“Sebagian karya yang dipamerkan juga bisa dipesan, seperti kerajinan hasil karya siswa. Selain edukatif, ini juga memberi nilai tambah ekonomi bagi siswa dan sekolah,” pungkas Irfansyah. (f1/sb)