seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Banjir Rendam Empat Rumah di Desa Petarikan, Babinsa dan Pemdes Siaga

by Redaksi - Tanggal 16-09-2025,   jam 08:32:17
Babinsa 1014-06/SKM, Praka Dwi Puji yang memantau langsung kondisi banjir merendam rumah di Desa Petarikan Kabupaten Sukamara. FOTO: Kodim 1014 Pangkalan Bun Babinsa 1014-06/SKM, Praka Dwi Puji yang memantau langsung kondisi banjir merendam rumah di Desa Petarikan Kabupaten Sukamara. FOTO: Kodim 1014 Pangkalan Bun

SB, SUKAMARA - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sukamara sejak beberapa hari terakhir menyebabkan meluapnya Sungai Mapam dan merendam permukiman warga di Desa Petarikan, Kabupaten Sukamara, mulai Sabtu (15/9/2025) lalu.

Sedikitnya empat kepala keluarga (KK) dengan total 13 jiwa terdampak banjir di dua RT, yakni RT 001 dan RT 002. Tinggi air bervariasi antara 30 hingga 50 sentimeter.

Data ini disampaikan langsung Babinsa 1014-06/SKM, Praka Dwi Puji, yang melakukan monitoring banjir bersama pemerintah desa setempat.

"Kami bersama perangkat desa langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi warga terdampak. Saat ini, air belum surut dan bahkan berpotensi naik, karena curah hujan masih cukup tinggi,” ujar Praka Dwi Puji. 

Dari hasil pemantauan, satu rumah terdampak di RT 001 milik Sahdian Tono, sementara tiga rumah lainnya berada di RT 002 milik Anyan, Kunyal, dan Masarahan. Meski air sudah menggenangi halaman rumah, namun rata-rata masih berada di bawah lantai, sehingga warga belum mengungsi dan masih beraktivitas di rumah masing-masing.

Sebagai langkah antisipatif, Babinsa dan Pemdes Petarikan telah berkoordinasi untuk menyiapkan aula desa sebagai tempat evakuasi sementara dan dapur umum jika diperlukan.

"Kami menghimbau warga tetap waspada, terutama terhadap aliran listrik dan kemungkinan banjir susulan. Koordinasi terus dilakukan agar penanganan cepat dapat segera dilaksanakan bila situasi memburuk," tambah Praka Dwi Puji.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi cuaca di Desa Petarikan masih hujan dengan intensitas sedang. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap perkembangan situasi banjir. (f8/SB)