seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Sarankan Relokasi Warga Terdampak Ablasi

by Redaksi - Tanggal 23-01-2023,   jam 10:10:28
Kepala Disperkimtan Kalteng Erlin Hardi, ST., dan Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani saat meninjau lokasi pemukiman warga yang alami abrasi, pada Jumat (20/1/2023). FOTO : BPBD KOTA PALANGKA RAYA Kepala Disperkimtan Kalteng Erlin Hardi, ST., dan Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani saat meninjau lokasi pemukiman warga yang alami abrasi, pada Jumat (20/1/2023). FOTO : BPBD KOTA PALANGKA RAYA

SB, PALANGKA RAYA - Kejadian Ablasi yang dialami rumah warga di bantaran sungai Kahayan Kelurahan Langkai Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya, hal itu mendapatkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kalteng.

Kepala Disperkimtan Kalteng Erlin Hardi, ST., bersama Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani meninjau langsung titik Ablasi yang ada di Kota Palangka Raya, pada Jumat (20/1/2023).

"Kita ke lokasi titik ablasi Jalan Sepakat Flamboyan Bawah, dan Jalan Kalimantan Gang Kencana RT 002 RW 017, Kelurahan Langkai Kecamatan Pahandut," kata Erlin Hardi.

Lanjutnya terkait untuk relokasi diperlukan koordinasi dengan semua stakeholder dan juga kesiapan masyarakat, karena lokasi sekarang sudah membahayakan.

"Kondisi yang membahayakan untuk dijadikan permukiman, dan kita mendorong untuk warga direlokasi," jelasmya.

Sementara Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani, mengatakan Jalan Sepakat Flamboyan Bawah Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, dengan titik rawan bencana ablasi berjumlah 2 titik, kondisi tanah masih relatif stabil, aktifitas warga di sekitar lokasi berlangsung normal, terus melakukan sosialisasi pada warga tentang bahaya, potensi bencana susulan, dan tindakan awal apabila terjadi bencana susulan.

"Jumlah dan rumah korban terdampak : 68 jiwa(18 KK, dewasa 43, anak-anak 13, lansia 7), rumah terdampak 14 unit. Para korban terdampak untuk sementara di tempatkan di rumah masing-masing dan rumah kerabat masing-masing," ucapnya.

Sedangkan Jalan Kalimantan GG.Kencana RT 002 RW 017 untuk titik rawan bencana ablasi berjumlah 3 titik, melakukan sosialisasi pada warga tentang bahaya, potensi bencana susulan, dan tindakan awal apabila terjadi bencana susulan. "Korhan terdampak : 50 jiwa(8 KK, 12 dewasa , anak-anak 9 , lansia 2), rumah terdampak 5 unit," tandasnya. (adm)