Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Hadiri Rakor Pendidikan, Bupati Ingatkan Pentingnya Evaluasi

Redaksi 18-11-2025, 03:28 WIB 2 menit baca
Bupati Kapuas HM Wiyatno, Sekda Kapuas Usis I Sangkai, serta Kadisdik Kapuas H Suwarno Muriyat, para pejabat struktural, pengelola program, koordinator bidang, hingga perwakilan satuan kerja pendidikan di seluruh wilayah Kapuas foto bersama setelah Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pendidikan di Aula Disdik Kapuas, pada Selasa (18/11/2025).FOTO: FADLI/SB
Bupati Kapuas HM Wiyatno, Sekda Kapuas Usis I Sangkai, serta Kadisdik Kapuas H Suwarno Muriyat, para pejabat struktural, pengelola program, koordinator bidang, hingga perwakilan satuan kerja pendidikan di seluruh wilayah Kapuas foto bersama setelah Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pendidikan di Aula Disdik Kapuas, pada Selasa (18/11/2025).FOTO: FADLI/SB

SB, KUALA KAPUAS –Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pendidikan untuk mengevaluasi progres kinerja fisik dan nonfisik Tahun Anggaran 2025 serta membahas rencana kegiatan Tahun 2026,digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kapuas di Aula Disdik Kapuas, pada Selasa (18/11/2025).

Rakor dihadiri Bupati Kapuas HM Wiyatno, Sekda Kapuas Usis I Sangkai, serta Kadisdik Kapuas H Suwarno Muriyat, para pejabat struktural, pengelola program, koordinator bidang, hingga perwakilan satuan kerja pendidikan di seluruh wilayah Kapuas.

Bupati Kapuas HM Wiyatno, menekankan evaluasi merupakan langkah strategis untuk melihat kembali progres pelaksanaan program dan menyusun perbaikan ke depan.

Selain itu Bupati, mengingatkan tinggal sekitar 40 hari menjelang berakhirnya Tahun Anggaran 2025, sehingga seluruh kegiatan pendidikan di 17 kecamatan dan 232 desa/kelurahan harus dipastikan selesai tepat waktu.

"Evaluasi adalah kegiatan melihat kembali ke belakang, agar kita bisa berdiskusi untuk kegiatan yang akan datang. Saya berharap evaluasi dilakukan hingga tingkat kecamatan, sehingga kita tahu sejauh mana progres di lapangan," tegasnya.

Bupati juga meminta agar hambatan-hambatan yang ditemukan segera diidentifikasi dan ditentukan langkah penyelesaiannya, terutama bagi program yang berpotensi tidak rampung tepat waktu.

Salah satu isu penting yang disorot Bupati adalah pemerataan tenaga pendidik. Menurutnya, penyebaran guru harus mempertimbangkan jumlah siswa, bukan sekadar jumlah sekolah.

"Penyebaran guru harus proporsional terhadap jumlah siswa. Ini menjadi perhatian kita bersama," tegasnya.

Wiyatno menekankan pentingnya hubungan harmonis antara guru dan siswa. Kemudian mengingatkan sekolah adalah ruang yang mempertemukan beragam latar belakang, sehingga guru harus mampu menjadi figur yang mendidik dengan penuh tanggung jawab moral.

"Saya berharap hubungan guru dengan siswa semakin ditingkatkan. Anggap siswa sebagai anak kandung sendiri, sehingga muncul rasa tanggung jawab yang kuat dalam menjalankan tugas," tandasnya.

Sementara Kepala Disdik Kapuas H Suwarno Muriyat menegaskan Rakor mengusung tagline “Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar” sebagai bentuk komitmen mendukung visi-misi Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk memperkuat sinergi seluruh jajaran pendidikan.

"Pendidikan adalah upaya nyata dalam meningkatkan mutu lulusan, agar menjadi sumber daya manusia yang hebat," uca Suwarno.

Kadisdik menambahkan kualitas pendidikan bergantung pada pendidik dan tenaga kependidikan, sehingga seluruh pemangku kepentingan - termasuk koordinator wilayah, organisasi profesi, dan mitra pendidikan - dilibatkan dalam Rakor ini.

"Melalui Rakor ini, berharap seluruh jajaran pendidikan semakin solid dalam menuntaskan target Tahun Anggaran 2025, juga merumuskan program 2026 yang lebih terarah, merata, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan," pungkasnya. (f4/sb) 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard