GAPKI Kalteng Masuk Sekolah, Kenalkan Perkebunan Sawit
SB, PANGKALAN BUN - Gabungan Asosiasi Pengusaha Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Tengah tidak hentinya melakukan terobosan, kali ini melaksanakan kegiatan masuk sekolah.
Dalam kegiatan ini dengan Tema Sobat Sawit (Soswit) Goes To School yang digelar di SMKN 1 Pangkalan Banteng Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa (18/11/2025).
Berbagai kegiatan berkaitan pertanian ini, dihadiri pengurus GAPKI Kalteng, Dinas Pendidikan dan Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kotawaringin Barat Muhammad Alamsyah.
"Kita mengapresiasi langkah yang dilakukan jajaran GAPKI Kalteng. Mengingat para generasi Z atau biasa disapa Genz ini sendiri kurang menarik terhadap pertanian," kata Kadisdik Kobar Muhammad Alamsyah.
Lanjutnya, mengingat perkembangan jaman yang saat ini dikuasai oleh gadget. Tentunya langkah yang dilakukan sangat tepat dan memberikan inovasi serta terobosan yang luar biasa. Sehingga mereka bisa mengetahui dan memahami bagaimana mengelola sawit dan pertanian dari lingkungan sekolah.
"Upaya GAPKI ini memberikan dukungan dan suport kepada para generasi muda dalam menggelorakan pertanian masuk sekolah. Ini terobosan dan inovasi yang sangat bagus sekali," tandasnya.
Sementara Sekretaris GAPKI Kalteng Bernhard R Setyawan, dengan mengenalkan pertanian baik perkebunan sawit ataupun lainnya, dan diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi dunia pelajar.
Lanjutnya, mengingat keberadaan perkebunan sawit bukan hanya mensejahterakan para petani, juga menopang perekonomian negara. Kehadiranya juga menyalurkan bantuan untuk mendukung pertanian yang sudah dilakukan disekolah ini.
"Terbukti dengan kurikulum pertanian yang ada, mereka mampu menghasilkan budidaya pangan sendiri," ucapnya.
"Kami juga memberikan materi terkait sahabat sawit dengan mengenalkan bagaimana industri sawit yang berperan pertumbuhan ekonomi. Kami yakin kedepan anak-anak ini bisa menjadi penerus dalam mengembangkan pertanian termasuk perkebunan sawit," jelasnya.
Terpisah Kepala SMKN 1 Pangkalan Banteng Saptogiri menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan dan suport GAPKI Kalteng dan pemerintah daerah. Selama ini anak-anak ini bukan hanya dikenalkan berkaitan akedemik saja. Mereka juga diberikan bimbingan berkaitan dengan masalah pertanian dan perkebunan.
"Kami setidaknya mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, bukan hanya sekolah tetapi juga untuk masyarakat sekitar. Kami ucapkan twrimakasih kepada GAPKI Kalteng, Pemkab Kobar serta Astra Group yang selama ini memberikan suport penuh," tegasnya. (adm)