Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Perayaan HUT IBI ke-74 di Kapuas Meriah

Redaksi 19-11-2025, 10:27 WIB 1 menit baca
Ketua TP PKK Kapuas Hj. Siti Saniah Wiyatno, Asisten II Setda Kapuas Kusmiatie, pengurus dan anggota IBI, serta perwakilan berbagai instansi dan tamu undangan lainnya dalam Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-74 Kabupaten Kapuas yang berlangsung meriah di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas, pada Rabu (19/11/2025). FOTO: FADLI/SB
Ketua TP PKK Kapuas Hj. Siti Saniah Wiyatno, Asisten II Setda Kapuas Kusmiatie, pengurus dan anggota IBI, serta perwakilan berbagai instansi dan tamu undangan lainnya dalam Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-74 Kabupaten Kapuas yang berlangsung meriah di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas, pada Rabu (19/11/2025). FOTO: FADLI/SB

SB, KUALA KAPUAS – Ketua TP PKK Kapuas Hj. Siti Saniah Wiyatno hadiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-74 Kabupaten Kapuas yang berlangsung meriah di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas, pada Rabu (19/11/2025).

Acara ini dihadiri juga Asisten II Setda Kapuas Kusmiatie, pengurus dan anggota IBI, serta perwakilan berbagai instansi dan tamu undangan lainnya. 

"Perayaan ini menjadi momentum penting bagi para bidan untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan menyiapkan Generasi Emas 2045," ucap Asisten II Setda Kapuas Kusmiatie dalam sambutannya.

Kusmiatie menyampaikan IBI merupakan organisasi profesional yang telah memberikan kontribusi besar selama 74 tahun yang artinya perjalanan panjang yang menunjukkan dedikasi dan konsistensi IBI.

"Para bidan telah menunjukkan kemampuan, ketangguhan, dan pengabdian yang tidak pernah luntur," tegasnya.

Lanjutnya tema peringatan HUT IBI tahun ini sangat relevan dengan tantangan kesehatan remaja, karenaremaja saat ini menghadapi persoalan kompleks seperti isu kesehatan reproduksi, pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, hingga paparan informasi digital yang tidak sehat.

"Bidan memiliki kompetensi holistik untuk memberikan edukasi yang sensitif dan komprehensif. Remaja yang sehat hari ini adalah calon orang tua yang cerdas di masa depan," tegasnya.

Kusmiatie juga menegaskan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, DP3APPKB, IBI, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan keluarga dalam menciptakan remaja yang sehat.

Selain itu, Kusmiatie menyampaikan tiga ajakan penting kepada para bidan Kapuas, yaitu dengan mengintegrasikan edukasi kesehatan reproduksi remaja dalam pelayanan di desa dan kelurahan, termasuk melalui posyandu, meningkatkan kompetensi profesional melalui seminar, pelatihan, dan kegiatan ilmiah, berperan aktif dalam percepatan penurunan stunting.

"Karena edukasi kesehatan reproduksi remaja menjadi bagian penting pencegahannya," tandasnya. (f4/sb) 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard