Pria Berjaket Hitam Gasak Uang Puluhan Juta dan Emas 80 Gram di Warung Jalan G Obos
SB, PALANGKA RAYA - Sebuah warung sembako yang buka 24 jam di kawasan Jalan G Obos, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, disatroni pencuri, Selasa (24/2/2026) dini hari sekitar pukul 04.46 WIB. Aksi tersebut terjadi saat suasana usai sahur dan kondisi sekitar relatif sepi.
Rekaman kamera pengawas memperlihatkan seorang pria datang menggunakan sepeda motor Honda Scoopy putih. Dengan mengenakan jaket warna hitam lengan panjang, celana pendek, dan helm yang masih terpasang, pelaku masuk ke dalam warung tanpa menimbulkan kecurigaan.
Beberapa menit kemudian, pria itu keluar sambil merapikan tas selempang yang dibawanya. Gerak-geriknya terlihat tergesa sebelum akhirnya meninggalkan lokasi. Diduga kuat, uang tunai dan perhiasan milik korban telah berpindah tangan saat itu.
Pemilik warung, Sudarsih (48), mengatakan dirinya sempat beristirahat di dalam toko setelah melayani pembeli sahur. Ia mengaku tertidur dengan posisi tas berada di dekat kepalanya dan pintu warung masih terbuka.
“Setelah dari kamar mandi saya tiduran sambil main HP, suaranya cukup keras. Posisi tas dekat kepala. Entah saya ketiduran atau memang tidak dengar orang masuk,” tuturnya.
Korban baru menyadari kejadian tersebut ketika melayani pembeli gas LPG. Saat membuka laci untuk mengambil uang kembalian, ia mendapati uang yang biasa tersimpan telah hilang. Pemeriksaan selanjutnya membuatnya semakin terkejut karena uang dalam tas serta perhiasan emas juga raib.
Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp36 juta. Rinciannya Rp30 juta uang tunai di dalam tas, Rp6 juta dari laci, serta perhiasan emas dengan berat diperkirakan lebih dari 80 gram.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Pahandut berikut rekaman CCTV sebagai barang bukti awal.
Kapolsek Pahandut Iyudi Hartanto membenarkan laporan tersebut. Dari pihak korban merasa kebertaan atas kejadian itu dan telah secara resmi membuat laporan ke Mapolsek Pahandut.
“Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap pelakunya,” singkatnya. (rk/sb)