Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Disdagperin Kalteng Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Selama Ramadan

Redaksi 28-02-2026, 10:21 WIB 1 menit baca
Kepala Disdagperin Provinsi Kalteng, Norhani ketika diwawancara oleh sejumlah awak media. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Kepala Disdagperin Provinsi Kalteng, Norhani ketika diwawancara oleh sejumlah awak media. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah (Disdagperin Kalteng) memastikan harga kebutuhan pokok di pasaran tetap stabil menjelang Ramadan. Meski terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, dinas mencatat kenaikan tersebut tidak signifikan dan masih dalam batas wajar.

Kepala Disdagperin Provinsi Kalteng, Norhani, menyampaikan kepastian itu usai mengikuti kegiatan buka puasa bersama, Jumat (27/2/2026). Ia menegaskan bahwa pihaknya terus memantau pergerakan harga sekaligus memastikan ketersediaan barang tetap aman di pasaran.

Norhani menjelaskan, kenaikan harga pada beberapa komoditas tidak berdampak besar terhadap daya beli masyarakat. Stok bahan pokok masih tersedia dan distribusi berjalan lancar sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

“Yang terpenting adalah ketersediaan barang tetap terjaga. Kami pastikan stok aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai langkah pengendalian, Disdagperin bersama tim melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar guna memantau harga secara langsung. Tim juga memeriksa distribusi dan ketersediaan bahan pokok untuk mencegah potensi kelangkaan.

Tidak hanya itu, tim perlindungan konsumen turut mengawasi makanan dan takjil yang dijual di beberapa titik. Berdasarkan hasil pengawasan, makanan dan takjil yang diperiksa dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

Norhani menegaskan bahwa pengawasan tidak dilakukan hanya sekali. Pihaknya telah menjadwalkan sidak lanjutan pada awal Maret bersama instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga selama dua pekan ke depan.

“Kami tidak berhenti pada satu kali pengawasan. Sebaliknya, kami menjadwalkan sidak lanjutan pada awal Maret bersama instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga,” tegasnya.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berupaya menjaga stabilitas harga dan melindungi konsumen selama Ramadan. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa khawatir terhadap lonjakan harga maupun kualitas pangan di pasaran. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard