Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Presiden Salurkan Bantuan Pangan, Gubernur Tegaskan Harmoni Keberagaman Jelang Idulfitri dan Nyepi

Redaksi 12-03-2026, 02:41 WIB 2 menit baca
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran ketika menyalurkan bantuan dari pemerintah pusat. (FOTO:ISTIMEWA)
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran ketika menyalurkan bantuan dari pemerintah pusat. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menyalurkan bantuan pangan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk periode Februari-Maret 2026. Setiap paket bantuan berisi 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng yang diberikan kepada masyarakat di Palangka Raya, Kamis (12/3/2026).

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud nyata perhatian Presiden terhadap warga Bumi Tambun Bungai.

“Semoga Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden selalu diberi kesehatan, kekuatan, dan perlindungan dalam memimpin bangsa ini menuju Indonesia Emas. Amiin,” ujar Gubernur.

Gubernur Agustiar juga mengumumkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi yang akan tiba dalam waktu dekat. Menurutnya, menjelang hari besar keagamaan, kebutuhan masyarakat meningkat sehingga harga sejumlah bahan pokok cenderung naik, menyulitkan masyarakat kecil.

“Meski ada efisiensi anggaran, GPM tetap kami hadirkan agar masyarakat dapat membeli bahan pokok berkualitas seperti beras, minyak goreng, gula, telur, bawang, dan lainnya dengan harga di bawah pasar,” kata Agustiar.

Gerakan ini juga diperuntukkan bagi PNS Golongan 1 dan 2 serta P3K Pemprov Kalteng, yang ekonominya masih membutuhkan dukungan.

Gubernur menegaskan, Pemprov Kalteng ingin masyarakat merayakan Idul Fitri dan Nyepi dengan aman, tenteram, dan tanpa khawatir terhadap kebutuhan pokok.

“Momen perayaan yang berdekatan ini menjadi harmoni indah keberagaman, Huma Betang. Saya mengajak semua elemen masyarakat menjaga kerukunan, toleransi beragama, serta keamanan dan ketertiban di Kalimantan Tengah,” imbuhnya.

Gubernur juga mengapresiasi semua pihak yang mendukung kelancaran GPM, termasuk Dinas Ketahanan Pangan, BULOG, ID FOOD, BUMD Pangan, distributor, petani, peternak, gapoktan, dan pelaku usaha pangan lainnya.

Plt. Sekda Kalteng, Leonard S. Ampung, menjelaskan bahwa pada kesempatan ini, sebanyak 205.140 paket bantuan pangan disalurkan di seluruh provinsi, masing-masing berisi 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Khusus di Kota Palangka Raya, bantuan diberikan kepada 18.669 penerima di lima kecamatan.

Gerakan Pangan Murah bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok, meningkatkan aksesibilitas dan daya beli masyarakat, serta mendukung ketahanan pangan dari produksi dalam negeri.

Bahan pangan yang tersedia meliputi beras premium 20 ton, bawang merah dan putih masing-masing 400 kg, gula pasir 1.200 kg, minyak goreng kemasan 1.200 liter, telur ayam ras 600 tray, telur omega 150 tray, seta aneka cabai, ikan segar, frozen food, sayur-sayuran, dan produk UMKM lainnya.

Selain itu, bantuan tunai Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) juga disalurkan melalui Bank Kalteng kepada 1.859 penerima dari Bukit Tunggal, Menteng, dan Langkai.

“Semua kegiatan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapat bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, sehingga perayaan Idul Fitri dan Nyepi bisa berlangsung aman, damai, dan penuh suka cita,” pungkas Leonard. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard