Wali Kota Tinjau Ziarah Paskah di TPU Km 12, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Warga
SB, PALANGKA RAYA - Fairid Naparin selaku Wali Kota Palangka Raya melakukan kunjungan langsung ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Km 12 pada Sabtu malam (4/4/2026) untuk meninjau pelaksanaan ziarah makam umat Kristiani dalam rangka peringatan Paskah.
Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas, keamanan, serta kenyamanan masyarakat yang tengah menjalankan tradisi tabur bunga dan doa bersama di makam keluarga mereka. TPU Km 12 menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi warga setiap perayaan Paskah.
Dalam kegiatan ini, Wali Kota turut didampingi oleh Kapolda Kalimantan Tengah, Kapolresta Palangka Raya, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalimantan Tengah. Kehadiran unsur pimpinan daerah dan aparat keamanan ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga situasi tetap kondusif selama berlangsungnya kegiatan keagamaan.
Saat melakukan peninjauan, Fairid Naparin juga menyempatkan diri berdialog dengan para peziarah dan petugas yang berjaga di lokasi. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah kota merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap masyarakat yang tengah menjalankan ibadah.
“Pemerintah kota hadir untuk memastikan saudara-saudara kita dapat menjalankan ibadah dan tradisi Paskah dengan khidmat dan aman. Kami juga telah menyiagakan personel Satpol PP dan Dinas Perhubungan di titik-titik rawan kemacetan sekitar area pemakaman,” ujar Fairid.
Selain menyoroti aspek keamanan dan ketertiban, Wali Kota juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap infrastruktur pendukung di kawasan pemakaman. Hal ini mencakup akses jalan, penerangan, hingga pengaturan parkir yang dinilai perlu terus ditingkatkan.
Menurutnya, hasil peninjauan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan, sehingga pelaksanaan ibadah Paskah pada tahun-tahun mendatang dapat berlangsung lebih nyaman, tertib, dan khidmat bagi seluruh masyarakat.
Kegiatan ziarah malam Paskah di TPU Km. 12 sendiri berlangsung dengan tertib dan lancar, didukung oleh sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban selama beribadah. (sb/*)