Pembangunan Drainase Tjilik Riwut Capai 50 Persen, Pemkab Terus Kebut Rampung Akhir Tahun
SB, SAMPIT – Pelaksanaan pembangunan drainase di Jalan Tjilik Riwut, Sampit, terus berjalan dan kini telah mencapai sekitar 50 persen. Pekerjaan tersebut terus dipantau untuk memastikan pelaksanaannya sesuai rencana.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotawaringin Timur (Kotim), Mentana Dinar, mengatakan progres pembangunan di Jalan Tjilik Riwut sudah mencapai separuh dari pekerjaan.
“Kita melakukan pemantauan, memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Untuk yang Tjilik Riwut kurang lebih sudah 50 persen,” kata Mentana, Jumat (2/10/2026).
Ia mengatakan pekerjaan tersebut terus dikebut agar dapat diselesaikan sesuai target yang ditetapkan dalam kontrak.
“Proyeksi kita, insya Allah di akhir tahun nanti bisa selesai semuanya sesuai dengan kontrak yang ada,” ujarnya.
Selain Jalan Tjilik Riwut, pembangunan drainase juga berlangsung di Jalan DI Panjaitan. Progres pekerjaan di ruas tersebut saat ini berada di kisaran 30 hingga 35 persen.
Mentana memastikan pembangunan drainase di kedua ruas jalan tersebut akan dilanjutkan. Pemerintah daerah menargetkan pembangunan dapat dilakukan secara bertahap hingga seluruh saluran yang direncanakan terselesaikan.
“Ke depan di Tjilik Riwut maupun di Panjaitan tadi, sesuai dengan arahan bupati, insya Allah akan kita lanjutkan sampai tuntas,” katanya.
Sembari pembangunan berlangsung, pihaknya juga melakukan pemeliharaan saluran drainase yang sudah ada. Pembersihan dilakukan pada sejumlah titik yang mengalami pendangkalan, penyempitan maupun tertutup material.
“Pendangkalan, sempit dan pendangkalan, tertutup. Semen besar tertutup. Makanya kita lakukan pembersihan tadi sementara,” ungkapnya.
Pembangunan drainase lanjutan nantinya juga akan diarahkan ke kawasan Pelita. Pekerjaan tersebut direncanakan dilaksanakan pada tahun depan.
“Harapannya kita menarik air tadi dari Panjaitan. Nah, tahun depan kita lanjutkan yang ke arah Pelitanya,” pungkas Mentana. (f1/sb)