Lamandau Siapkan Sekolah Rakyat di Desa Kujan
SB, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Lamandau terus menyiapkan kebutuhan pembangunan Sekolah Rakyat yang direncanakan berdiri di Desa Kujan.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Lamandau, Ny Norol Latifah Rizky Aditya Putra, membahas kesiapan tersebut saat audiensi dengan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI Agus Jabo Priyono di Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Sejumlah kebutuhan teknis menjadi pembahasan, mulai dari akses jalan, ketersediaan air bersih hingga kelengkapan dokumen lahan dan tata ruang.
Pemkab Lamandau menyatakan siap mendukung pembangunan tersebut. Salah satunya dengan menyiapkan anggaran untuk pengerasan jalan menuju lokasi.
“Kita siap mendukung kebutuhan pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk akses menuju lokasi,” kata Bupati Lamandau.
Selain infrastruktur, pemerintah daerah juga masih menyelesaikan sejumlah dokumen administrasi yang menjadi persyaratan pembangunan.
Rencana Sekolah Rakyat tersebut juga akan menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu. Penerimaan siswa diprioritaskan bagi keluarga yang masuk desil 1, 2 dan 3.
“Prioritasnya anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya yang masuk desil 1, 2 dan 3,” ujarnya.
Data penerima akan dikoordinasikan bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Pemkab Lamandau juga akan melakukan penyesuaian data, termasuk melalui penerbitan Keputusan Bupati.
Masyarakat yang memiliki KTP Lamandau akan menjadi prioritas dalam penerimaan siswa Sekolah Rakyat tersebut.
Pemkab Lamandau berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki akses pendidikan yang lebih luas.
Program tersebut juga diharapkan menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan.
Pemkab Lamandau menegaskan akan terus melengkapi berbagai persyaratan yang diperlukan agar pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Kujan dapat segera terlaksana. (sb/*)