seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Perbaikan Infrastruktur Terkendala Pemangkasan Anggaran

by Redaksi - Tanggal 29-04-2026,   jam 07:36:08
Bupati Kotim, H Halikinnor ketika diwawancara oleh sejumlah awak media. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, menyoroti kondisi jembatan Patah di wilayahnya yang mengalami kerusakan berulang dan membutuhkan penanganan serius.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur seperti jembatan seharusnya menjadi prioritas dan tidak dipangkas dalam kebijakan anggaran oleh pemerintah pusat.

“Yang terakhir ini sebenarnya sudah kita anggarkan. Namun, kemarin sempat dicoret oleh pusat, termasuk untuk pembangunan jalan dan jembatan,” ujar Halikinnor, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, kebijakan pemangkasan anggaran infrastruktur kurang tepat, mengingat kondisi dan kebutuhan daerah berbeda dengan wilayah lain, khususnya di Pulau Jawa.

“Saya sudah sampaikan saat reses di provinsi bersama beberapa dirjen, agar anggaran yang sudah dikurangi itu jangan lagi diatur oleh pusat, apalagi sampai mencoret sektor infrastruktur. Karena kami di daerah yang lebih mengetahui kebutuhan,” tegasnya.

Halikinnor menjelaskan, kondisi infrastruktur di Kalimantan Tsngah khususnya Kotim, masih sangat membutuhkan perhatian besar, berbeda dengan daerah di Jawa yang dinilai infrastrukturnya relatif lebih baik.

Ia menilai pulau Jawa dan Kalimantan itu berbeda kebutuhannya. Di Jawa mungkin jalan dan jembatan sudah bagus, sementara di daerah Kalimantan masih banyak yang perlu dibangun, bahkan jembatan di pelosok saja membutuhkan biaya besar.

Untuk sementara, pemerintah daerah tetap melakukan pemeliharaan terhadap jembatan yang ada sembari menunggu ketersediaan anggaran yang memadai untuk pembangunan baru.

“Tetap kita pelihara dulu yang ada, sambil menunggu anggaran cukup untuk membangun yang baru. Karena memang kondisi sekarang ini seharusnya sudah dibangun ulang,” pungkasnya. (f1/sb)