Laga pertandingan HNR Cup 2, Cempaga All Star melawan Teger FC. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
SB, SAMPIT - Turnamen sepak bola HNR Cup II Tahun 2026 yang berlangsung di Stadion 29 November Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (23/6/2026) menyajikan dua pertandingan menarik dengan hasil berbeda.
Cempaga All Star (CAS) meraih kemenangan telak, sementara Putra Baru FC memastikan tiket ke babak berikutnya melalui drama adu penalti.
Pada pertandingan pertama yang dimulai pukul 14.00 WIB, CAS tampil dominan saat menghadapi Tegar FC. Sejak menit awal, tim asal Cempaga tersebut mampu menguasai jalannya pertandingan melalui permainan kolektif yang rapi, transisi cepat, dan penyelesaian akhir yang efektif.
Tekanan yang terus dilancarkan membuat Tegar FC kesulitan mengembangkan permainan. Hingga peluit panjang dibunyikan, CAS berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 5-0 sekaligus memastikan langkah ke babak 16 besar.
Manajer Cempaga All Star, Reno, mengatakan kemenangan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain dan persiapan yang telah dilakukan tim selama ini.
“Ini bentuk kerja sama yang baik dari tim di lapangan. Dukungan masyarakat Cempaga juga luar biasa, animo sepak bola sudah mendarah daging dan menjadi hiburan yang merakyat,” ujar Reno.
Menurutnya, antusiasme suporter yang selalu memadati Stadion 29 November menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal.
“Suporter ini menjadi support system kami. Setiap laga selalu ramai, bahkan area stadion penuh sesak,” tambahnya.
Reno menjelaskan, timnya juga telah menjalani program latihan secara rutin, termasuk menggelar mini sparring di sejumlah desa guna menjaga kebugaran dan kekompakan pemain.
“Program dari UPSL juga berjalan, termasuk mini sparring di beberapa desa agar pemain tetap fit dan tidak kaku saat bertanding,” jelasnya.
CAS kini menunggu calon lawan di babak 16 besar yang akan ditentukan melalui pertandingan antara Walet FC dan Bapak Nasurabaya. Meski demikian, Reno menegaskan timnya siap menghadapi siapa pun lawan yang akan dihadapi.
“Kami optimistis bisa terus melangkah. Target kami jelas ingin melaju jauh bahkan menjadi juara,” tegasnya.
Selain menjadi ajang pembinaan dan kompetisi sepak bola, Reno menilai HNR Cup II juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Dampaknya luar biasa, UMKM hidup, mulai dari pedagang makanan hingga usaha sablon dan percetakan ikut merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Sementara itu, laga kedua mempertemukan Tunas Garuda FC dengan Putra Baru FC. Pertandingan berlangsung ketat sejak awal dengan kedua tim sama-sama tampil disiplin dan menerapkan tempo permainan tinggi.
Meski sejumlah peluang tercipta, rapatnya lini pertahanan membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga babak pertama berakhir. Situasi serupa berlanjut pada babak kedua, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, Putra Baru FC tampil lebih tenang dan efektif. Mereka berhasil unggul 3-1 atas Tunas Garuda FC untuk memastikan kemenangan sekaligus mengamankan tiket ke fase berikutnya.
Hasil tersebut membuat Putra Baru FC melanjutkan perjuangan di HNR Cup II 2026, sedangkan Tunas Garuda FC harus mengakhiri langkah mereka setelah pertarungan sengit hingga akhir waktu normal.
Memasuki fase gugur, persaingan HNR Cup II 2026 dipastikan semakin ketat. Setiap tim dituntut tampil konsisten dan menjaga performa terbaik jika ingin terus melaju hingga perebutan gelar juara. (f1/sb)