seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Pelestarian Budaya Didorong Lewat Lomba Kreasi Lokal

by Redaksi - Tanggal 27-06-2026,   jam 10:54:07
Waren Waren

SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mendorong pelestarian budaya daerah melalui berbagai kegiatan kreatif. Salah satunya dengan mengangkat kekayaan kuliner tradisional dalam Lomba Masak Kreasi Resep Mustika Rasa yang digelar di Gedung Wanita Sampit, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi DPC PDI Perjuangan Kotim tersebut mendapat apresiasi dari Pemkab Kotim. Mewakili Bupati Kotim, Asisten I Setda Kotim, Waren, mengatakan lomba tersebut bukan sekadar ajang kompetisi memasak, tetapi juga menjadi sarana melestarikan warisan budaya sekaligus memperkenalkan pangan lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurut Waren, perpaduan resep nasional Mustika Rasa dengan hidangan tradisional Dayak, Panginan Sukup Simpan, merupakan langkah positif untuk menghidupkan kembali nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur.

“Panginan Sukup Simpan bukan sekadar kekayaan cita rasa daerah, tetapi juga mengandung nilai gotong royong, kebersamaan, rasa syukur kepada Tuhan, serta penghormatan terhadap alam. Nilai-nilai inilah yang perlu terus kita jaga dan lestarikan di tengah arus modernisasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan yang mengangkat budaya lokal karena dinilai mampu memperkuat identitas daerah sekaligus memastikan warisan budaya tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Selain aspek pelestarian budaya, Waren menilai kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal juga berpotensi mendorong lahirnya pelaku usaha kuliner baru yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Menurutnya, pemanfaatan bahan pangan lokal yang sehat dan bergizi juga memberikan manfaat yang luas, mulai dari memperkuat ketahanan pangan keluarga hingga mendukung upaya pemerintah menekan angka stunting di Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan perlombaan ini sebagai ajang saling belajar dan berbagi pengalaman. Menang atau kalah adalah hal biasa, namun kebanggaan terhadap budaya bangsa harus menjadi yang utama,” pungkasnya.

Lomba Kreasi Resep Mustika Rasa berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang menampilkan berbagai inovasi olahan pangan lokal berbasis kuliner tradisional Dayak. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus meningkatkan nilai ekonomi pangan lokal di Kotim. (f1/sb)