seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

36 Bangunan di Pahandut Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

by Redaksi - Tanggal 13-07-2026,   jam 13:54:00
Petugas kepolisian amankan barang bukti diduga sebagai penyebab kebakaran di Gang Sari 45. (FOTO: ISTIMEWA) Petugas kepolisian amankan barang bukti diduga sebagai penyebab kebakaran di Gang Sari 45. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Dr. Murjani Gang Sari 45, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Minggu (12/7/2026) siang. Sedikitnya 36 bangunan hangus dilalap api, sementara tiga orang mengalami luka bakar ringan dan kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar.

Kapolresta Palangka Raya melalui Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, api pertama kali diduga muncul dari bagian plafon atau atap dapur rumah milik Zakiah sekitar pukul 13.07 WIB. Saat melihat kobaran api, penghuni rumah langsung menyelamatkan anak-anaknya dan meminta bantuan warga sekitar. 

"Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya," ujarnya.

Warga bersama Ketua RT sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat membesar karena bangunan yang mayoritas berbahan kayu berdiri rapat, ditambah cuaca yang panas dan terbatasnya sumber air di lokasi.

Kebakaran tersebut menghanguskan 33 unit rumah, satu klinik bersalin, satu gedung MTs Darul Ulum, serta satu barak dua pintu. Selain itu, Ketua RT 01 H. Nawawi dan dua petugas pemadam kebakaran mengalami luka bakar ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.55 WIB setelah tim gabungan dari Damkar Provinsi Kalimantan Tengah, Damkar Kota Palangka Raya, AWC Sabhara Polda Kalteng, pemadam swadaya, dan relawan berjibaku memadamkan kobaran api. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan sejumlah barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta mendata korban. 

Sementara itu, warga terdampak untuk sementara mengungsi di posko darurat yang didirikan di halaman MTs Darul Ulum sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari instansi terkait. (sb/*)