seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Ekonomi Kotim Tumbuh 5,82 Persen, Kemiskinan dan Pengangguran Berhasil Ditekan

by Redaksi - Tanggal 17-07-2026,   jam 14:47:08
Wabup Kotim, Irawati mengunjungi PPM Sampit. (FOTO: SEPUTAR BORNEO) Wabup Kotim, Irawati mengunjungi PPM Sampit. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencatat capaian positif pada sejumlah indikator makro ekonomi sepanjang 2025. Pertumbuhan ekonomi meningkat signifikan, sementara angka kemiskinan, pengangguran, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menunjukkan perbaikan.

Capaian tersebut disampaikan Wakil Bupati Kotim, Irawati, dalam rapat paripurna bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotim, baru-baru ini.

Menurut Irawati, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kotim meningkat dari 4 persen pada 2024 menjadi 5,82 persen pada 2025. Peningkatan tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi daerah terus bergerak ke arah yang lebih baik.

“Pertumbuhan ekonomi kita naik signifikan, tahun 2024 sebesar 4 persen menjadi 5,82 persen pada tahun 2025," kata Irawati, Jumat (17/7/2026).

Selain pertumbuhan ekonomi, Pemkab Kotim juga berhasil menekan angka kemiskinan menjadi 5,83 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan tingkat kemiskinan nasional yang tercatat sebesar 9,25 persen pada September 2025.

Di sisi ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan, dari 4,63 persen pada 2024 menjadi 4,39 persen pada 2025.

“Kita berhasil menekan angka kemiskinan menjadi 5,83 persen, lebih rendah dari angka nasional sebesar 9,25 persen. Angka pengangguran juga bisa ditekan, dari 4,63 persen menjadi 4,39 persen,” ujarnya.

Kinerja pembangunan manusia juga menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kotim meningkat dari 74,47 pada 2024 menjadi 74,96 pada 2025.

Meski demikian, Irawati mengakui tingkat inflasi mengalami kenaikan dari 1,18 persen pada 2024 menjadi 2,66 persen pada 2025. Namun, menurutnya, angka tersebut masih berada dalam kondisi yang terkendali.

Ia menambahkan, pemerintah daerah tetap mewaspadai berbagai tantangan akibat dinamika ekonomi regional maupun nasional. Meski begitu, secara umum kondisi perekonomian Kabupaten Kotim dinilai tetap stabil.

“Kita berharap kondisi ini bisa dijaga bahkan meningkat lebih baik lagi. Kita harus optimistis dan tetap bersama-sama berikhtiar membangun Kotim," pungkasnya.(f1/sb)