Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

DLH Ajak Masyarakat Sukseskan Gerakan 3R untuk Pengelolaan Sampah

Redaksi 28-02-2023, 12:12 WIB 1 menit baca
PUNCAK HPSN : Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Achmad Zaini saat mengikuti kegiatan puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Palangka Raya. (FOTO: YUDHA)
PUNCAK HPSN : Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Achmad Zaini saat mengikuti kegiatan puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Palangka Raya. (FOTO: YUDHA)

SB, PALANGKA RAYA - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mendorong masyarakat untuk mengikuti gerakan 3R (reduce, reuse, recycle) dalam pengelolaan sampah. Menurut Zaini, gerakan 3R sangat penting untuk mengurangi dampak buruk sampah terhadap lingkungan.

“Langkah pertama dalam gerakan 3R adalah mengurangi sampah dengan mengubah perilaku dan pola pikir agar sampah tidak terbentuk sama sekali. Namun jika memang terbentuk, langkah kedua adalah memanfaatkannya kembali atau reuse, seperti dengan menggunakan tas belanja yang bisa digunakan berulang kali untuk mengurangi penggunaan kantong plastik,” katanya saat mengikuti puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HSPN) Jumat (24/02/2023).

Dia juga menjelaskan, Langkah terakhir dalam gerakan 3R adalah mendaur ulang sampah, yang dapat dilakukan melalui tempat penanganan sampah terpadu atau melalui metode seperti kompos, pelet, magot, dan lain-lain untuk menghasilkan produk yang berguna kembali. Palangka Raya bahkan berencana untuk membangun pusat daur ulang sampah dengan bantuan dari pemerintah pusat.

“Dengan mengikuti gerakan 3R, masyarakat akan lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup. DLH Palangka Raya juga mendorong warga untuk berpartisipasi dalam program pemisahan dan mendaur ulang sampah di lingkungan mereka. Melalui upaya kolaboratif, mereka berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat untuk semua orang,”ungkap Zaini.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan tentang pentingnya penerapan peraturan pengurangan penggunaan plastik. Menurutnya, meskipun penggunaan plastik sulit untuk dihilangkan sepenuhnya, setidaknya dapat diminimalisir dengan menggunakan alternatif lain seperti tas belanja kain atau kantong belanja yang dapat digunakan kembali.

"Gerakan 3R akan lebih efektif jika masyarakat memulainya dari lingkungan mereka sendiri, seperti rumah atau lingkungan sekitar. Melalui edukasi dan sosialisasi yang baik, ia berharap dapat membantu masyarakat memahami cara mengelola sampah dengan benar dan meminimalisir dampak negatifnya terhadap lingkungan," tutupnya. (aya/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard