seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Pemkab Murung Raya Perkuat Kesiapsiagaan Personel Hadapi Karhutla

by Redaksi - Tanggal 09-08-2026,   jam 17:21:54
Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin mencoba peralatan dalam Apel Gelar Personel dan Sarana Prasarana (Sarpras) Siaga Darurat Bencana Karhutla Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya, Jumat (7/8/2026). FOTO: DADANG/SB Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin mencoba peralatan dalam Apel Gelar Personel dan Sarana Prasarana (Sarpras) Siaga Darurat Bencana Karhutla Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya, Jumat (7/8/2026). FOTO: DADANG/SB

SB, PURUK CAHU– Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), khususnya memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Apel Gelar Personel dan Sarana Prasarana (Sarpras) Siaga Darurat Bencana Karhutla Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya, Jumat (7/8/2026).

Apel dipimpin Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin mewakili Bupati Murung Raya Heriyus. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, serta sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam menghadapi potensi Karhutla.

Dalam sambutan Bupati Mura yang disampaikan Rahmanto, disebutkan bahwa sebagian besar kejadian Karhutla dipicu aktivitas manusia, baik karena kesengajaan maupun kelalaian. Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan lahan serta tetap memperhatikan ketentuan dan kearifan lokal.

Rahmanto meminta seluruh unsur terkait meningkatkan kewaspadaan, pencegahan dan deteksi dini melalui patroli serta pemantauan di wilayah yang rawan Karhutla.

“Pencegahan harus menjadi prioritas. Jangan sampai kita menunggu api membesar baru melakukan penanganan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan. Pengawasan harus diperkuat hingga tingkat kecamatan, desa dan kelurahan dengan melibatkan kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama serta masyarakat.

Menurut Rahmanto, koordinasi sejak dini sangat diperlukan agar setiap potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi lebih luas.

Selain masyarakat, perusahaan yang beroperasi di wilayah Murung Raya juga diminta berperan aktif dalam pencegahan dan penanganan Karhutla sesuai Instruksi Bupati Murung Raya Nomor 100.3.4.2/10/2025 tanggal 13 Juni 2025.

Melalui apel kesiapsiagaan tersebut, Pemkab Murung Raya berharap seluruh personel dan unsur terkait semakin siap menghadapi potensi Karhutla serta mampu memperkuat koordinasi dan respons di lapangan secara cepat, tepat dan terpadu.

Turut hadir unsur Forkopimda, Pj Sekretaris Daerah Murung Raya Sarwo Mintarjo, Kepala BPBD Murung Raya Fitrianor Pahriman, jajaran kepala perangkat daerah terkait, TNI-Polri serta unsur terkait lainnya. (Ang)