Pelaksanaan peresmian Jembatan Garuda di Baamang Barat yang dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Kotim, Rafiq Siswandi. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
SB, SAMPIT – Warga Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kotawaringin Timur (Kotim), kini memiliki akses penghubung yang lebih aman setelah Jembatan Perintis Garuda rampung dibangun.
Jembatan yang dikerjakan TNI AD melalui Kodim 1015/Sampit tersebut menggantikan jembatan darurat yang selama bertahun-tahun menjadi jalur utama warga, termasuk anak-anak menuju sekolah.
Staf Ahli Bupati Kotim, Rafiq Siswandi, mengapresiasi pembangunan tersebut. Menurutnya, jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat.
“Alhamdulillah kami bersyukur. Pemkab Kotim mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan TNI AD, khususnya Kodim 1015/Sampit, yang telah membangun jembatan ini,” kata Rafiq, Jumat (14/8/2026).
Ia menilai pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti kuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.
“Jembatan ini menunjukkan kerja sama yang baik. TNI, pemerintah dan masyarakat bersama-sama menghadirkan infrastruktur yang manfaatnya langsung dirasakan warga,” ujarnya.
Rafiq berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memperlancar aktivitas masyarakat, terutama akses pendidikan, kesehatan dan perekonomian.
Sementara itu, Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan menjelaskan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari Program Jembatan Garuda yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan dilaksanakan TNI AD.
“Ini merupakan program Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Jembatan Garuda yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat,” katanya.
Menurutnya, pembangunan jembatan di Baamang Barat berlangsung sekitar satu setengah bulan. Lokasi dipilih karena jembatan lama sudah tidak layak, sementara akses tersebut sangat vital bagi warga.
“Jembatan lama merupakan jembatan darurat yang banyak dilewati masyarakat, khususnya anak-anak yang bersekolah di SMP 11 dan SD terdekat,” jelasnya.
Jembatan baru tersebut dibangun menggunakan material ARMCO. Selain pembangunan jembatan, program tersebut juga mencakup penyediaan titik air bersih di sejumlah lokasi.
Dengan rampungnya Jembatan Perintis Garuda, warga Baamang Barat kini dapat menikmati akses yang lebih layak dan aman untuk menunjang aktivitas sehari-hari. (f1/sb)