Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Perlu Sinergi Bersama Atasi Stunting di Kalteng

Redaksi 01-03-2023, 02:30 WIB 1 menit baca
HADIR : Peserta saat mengikuti Rakorda Program Bangga Kencana dan Percepatan Stunting Provinsi Kalteng di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya Rabu, (01/03/2023). (FOTO:YUDHA)
HADIR : Peserta saat mengikuti Rakorda Program Bangga Kencana dan Percepatan Stunting Provinsi Kalteng di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya Rabu, (01/03/2023). (FOTO:YUDHA)

SB, PALANGKA RAYA - Badan Kependudukan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Kalteng menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Stunting Provinsi Kalteng digelar di Kahayan Ballroom Swissbelhotel Danum Palangka Raya Rabu (1/03/2023).

Kegiatan Rakorda itu dibuka langsung oleh Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Kemasyarakatan dan SDM Suhaemi mewakili Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran. Dalam sambutanya dia mengatakan, pencegahan stunting bisa dilakukan dari hulu sebagai akar dari proses panjang yang akan bermuara pada tumbuh kembang anak, yakni melalui program pendampingan, konseling, dan pemeriksaan kesehatan tiga bulan pra nikah.

"Ketiga program itu bisa dilakukan lewat pengisian Aplikasi Elektronik Siap Nikah Siap Hamil (ELSIMIL) yang di-launching BKKBN beberapa waktu lalu, guna memastikan calon pasangan usia subur berada pada kondisi ideal untuk menikah dan hamil. Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk aktif berpartisipasi dan menyukseskan program pendampingan, konseling, dan pemeriksaan kesehatan tiga bulan pra nikah, khususnya melalui Aplikasi ELSIMIL,” ucap Suhaemi.

Suhaemi mengungkapkan, dibutuhkan keterlibatan dan sinergisitas bersama untuk mendukung percepatan penurunan stunting, salah satunya melalui program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS). “Selain itu, di daerah kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah perlu digalakkan program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT).

Sementara itu, Deputi Advokasi Penggerakan dan Informasi BKKBN RI Sukaryo Teguh Santoso mengatakan, tahun 2023 menjadi tahun penentuan dan sangat krusial dalam upaya pencapaian target/sasaran program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting.

"Apabila dapat diimplementasikan dengan baik oleh kita semua, keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang dapat kita raih bersama guna mendukung tercapainya visi Presiden dan Wakil Presiden," katanya.

Sukaryo juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Kalimantan Tengah, OPD-KB, bupati, wali kota  serta seluruh mitra kerja utama BKKBN yang telah berprestasi dalam pengelolaan program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard