seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

RI HUT

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan

by Redaksi - Tanggal 25-08-2026,   jam 10:47:00
Bupati Murung Raya Heriyus menghadiri Pentas Seni dan Budaya dalam rangka memeriahkan HUT Ke-82 RI, pada Sabtu (22/8/2026) lalu. FOTO: DADANG/SB Bupati Murung Raya Heriyus menghadiri Pentas Seni dan Budaya dalam rangka memeriahkan HUT Ke-82 RI, pada Sabtu (22/8/2026) lalu. FOTO: DADANG/SB

 

SB, PURUK CAHU - Bupati Murung Raya, Heriyus menghadiri Pentas Seni dan Budaya dalam rangka memeriahkan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) yang digelar di Kilometer 12, Desa Transbahitom, Kecamatan Murung, Sabtu (22/8/2026) malam.

Kegiatan yang digelar Paguyuban Turonggo Djati Manggolo tersebut menampilkan beragam kesenian khas Jawa, di antaranya Kuda Lumping, Tari Rempak/Barong, Tari Reog, serta berbagai pertunjukan seni lainnya.

Pentas seni tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk melestarikan budaya sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Bupati Heriyus mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai turut memperkaya keberagaman seni dan budaya di Kabupaten Murung Raya. Menurutnya, masyarakat dari berbagai suku, agama dan budaya telah hidup berdampingan serta menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.

“Kita patut bersyukur karena di Murung Raya kita hidup berdampingan dengan berbagai agama, suku dan budaya. Kehadiran saudara-saudara kita dari Pulau Jawa menjadi bagian dari keberagaman yang harus kita jaga bersama,” ujar Heriyus.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memelihara kerukunan dengan mengedepankan semangat kebersamaan, saling menghormati dan menghargai satu sama lain.

Menurutnya, prinsip di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung perlu terus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga keberagaman yang ada dapat menjadi kekuatan dalam membangun Murung Raya.

Selain mengajak masyarakat menjaga kerukunan, Bupati Heriyus juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi musim kemarau.

Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta memastikan setiap penggunaan api dilakukan secara aman dan terkendali.

Heriyus juga mengajak, masyarakat mengedepankan semangat gotong royong apabila terjadi kebakaran. Warga diminta segera melakukan upaya pemadaman sesuai kemampuan serta melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait agar dapat ditangani dengan cepat.

“Kalau ada terjadi kebakaran, mari kita bersama-sama bergotong royong melakukan pemadaman dan segera melaporkannya kepada pihak terkait. Jangan sampai api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” pesannya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla, namun upaya pencegahan membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh masyarakat.

Heriyus berharap, kegiatan seni dan budaya seperti yang digelar Paguyuban Turonggo Djati Manggolo dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menjaga kekayaan budaya sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Murung Raya. (Ang)