seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

HUT ri

Rumah Warga MB Ketapang Berkobar, Petugas Berjuang Cari Air Tengah Kemarau

by Redaksi - Tanggal 26-08-2026,   jam 09:21:00
Kobaran api yang membakar rumah warga di Kecamatan MB Ketapang. (FOTO: ISTIMEWA) Kobaran api yang membakar rumah warga di Kecamatan MB Ketapang. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Sebuah rumah semi permanen di Jalan Batu Mutiara, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK), Sampit, hangus dilalap api pada Selasa malam (25/8/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 21.10 WIB itu sempat membuat warga sekitar panik karena kobaran api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bangunan.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotawaringin Timur (Kotim) bersama relawan pemadam langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan dari warga. Sebanyak lima unit mobil pemadam diterjunkan untuk menjinakkan api.

Kepala Pleton I Damkarmat Kotim, Ahmad Ilham, mengatakan api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah-rumah di sekitarnya. Meski begitu, beberapa bangunan di sekitar lokasi sempat terdampak akibat panas kobaran api, terutama pada bagian atap.

"Kami mengerahkan lima unit mobil pemadam dan dibantu relawan pemadam kebakaran yang ikut turun ke lokasi," katanya.

Proses pemadaman berlangsung cukup berat karena petugas kesulitan mendapatkan pasokan air. Musim kemarau menyebabkan sejumlah anak sungai di sekitar lokasi mengering, sehingga mobil pemadam harus mengambil air dari kawasan Makau yang jaraknya cukup jauh.

"Kendala terbesar tadi memang sumber air. Beberapa anak sungai sudah kering, jadi kami harus bolak-balik mengambil air ke Makau," jelas Ahmad.

Untuk mempercepat penanganan, Damkarmat juga mengerahkan mobil penyuplai air berkapasitas 12 ribu liter. Meski pengisian air memakan waktu lebih lama, upaya pemadaman tetap berjalan hingga api berhasil dikuasai.

Sekitar satu jam setelah petugas tiba di lokasi, kobaran api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

"Kurang lebih satu jam sejak kami tiba, proses pemadaman dan pendinginan selesai. Setelah dipastikan aman, petugas meninggalkan lokasi," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, rumah yang terbakar mengalami kerusakan parah. Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, begitu pula dengan total kerugian yang ditimbulkan karena proses investigasi masih berlangsung. (f1/sb)