seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Ruang Iklan Tersedia

Kunjungi SMAN 1 Balai Riam, Gubernur Kalteng Tekankan Pendidikan dan Bahaya Narkoba

by Redaksi - Tanggal 28-08-2026,   jam 09:14:22
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran bersama Pangdam dan Kapolda foto bersama siswa SMAN 1 Balai Riam, Kabupaten Sukamara. (FOTO:ISTIMEWA) Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran bersama Pangdam dan Kapolda foto bersama siswa SMAN 1 Balai Riam, Kabupaten Sukamara. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SUKAMARA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menegaskan pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pesan itu disampaikan saat mengunjungi SMAN 1 Balai Riam, Kabupaten Sukamara, Kamis (27/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan setelah Agustiar meresmikan Jembatan Garuda Perintis di Desa Jihing, Kecamatan Balai Riam.

Di hadapan para siswa, Agustiar mengatakan pendidikan menjadi salah satu kunci untuk mengatasi kebodohan, pengangguran, dan kemiskinan. Namun, menurutnya, keberhasilan pendidikan juga membutuhkan kemauan dari setiap siswa.

“Anak-anakku harus punya niat, punya kemauan, punya kesadaran, patuh kepada orang tua dan mendengarkan guru,” kata Agustiar.

Ia juga mengingatkan siswa agar membangun karakter yang baik, menjaga sikap, menjauhi narkoba, serta memperkuat toleransi. Menurutnya, generasi muda dengan karakter kuat akan menjadi modal penting dalam membangun Kalteng.

Selain pendidikan, Agustiar memastikan siswa tidak terbebani pungutan sekolah, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Kami datang ke sini untuk memastikan jangan sampai ada pungutan sekolah dan jangan sampai ada yang terbebani,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengajak para siswa menggunakan teknologi secara positif. Ia juga meminta generasi muda berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

“Bijak bermedia sosial dengan saring sebelum sharing,” ujarnya.

Iwan juga mengajak siswa bersama keluarga dan masyarakat ikut mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Pada kesempatan yang sama, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menjelaskan pembangunan Jembatan Garuda Perintis menjadi salah satu upaya membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Menurutnya, pembangunan jembatan dapat memberikan dampak langsung terhadap perekonomian, transportasi hingga akses pendidikan masyarakat.

“Kami Kodam sudah membangun 1.006 jembatan dan September akan kita mulai lagi pembangunan-pembangunan ini,” kata Zainul.

Ia mengatakan pembangunan tersebut akan terus dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, terutama di lokasi yang membutuhkan akses infrastruktur.

Di hadapan siswa, Zainul juga berpesan agar mereka belajar dengan tekun dan tidak takut mengejar cita-cita.

“Semua profesi itu mulia. Tinggal bagaimana mengaplikasikan dan memaksimalkannya. Tetap semangat, tetap optimis, negara tetap hadir untuk semua masyarakat,” pungkasnya. (sb/*)