Lewati ke konten utama
HUKUM

Tiga Rumah dan Satu Gedung Walet Terbakar di Pulau Hanaut, Kerugian Capai Rp750 Juta

Redaksi 04-09-2026, 15:37 WIB 2 menit baca
Petuga menunjukkan lokasi Tiga Rumah dan Satu Gedung Walet Terbakar di Pulau Hanaut.FOTO: ISTIMEWA/SB
Petuga menunjukkan lokasi Tiga Rumah dan Satu Gedung Walet Terbakar di Pulau Hanaut.FOTO: ISTIMEWA/SB

SB, SAMPIT - Kebakaran menghanguskan tiga rumah warga dan satu gedung sarang burung walet di Jalan Babaung Besar RT 12/RW 04, Desa Babaung, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat (4/9/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Kobaran api pertama kali diketahui warga bernama Hairiyah yang melihat api berasal dari rumah milik Ruslan (54).

Warga sekitar kemudian berupaya memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya. Namun, api dengan cepat membesar karena sebagian bangunan terbuat dari material kayu dan kemudian merembet ke rumah milik Jainal Ilmi (50).

Sekitar 15 menit setelah kejadian, unit pemadam kebakaran dari PT RMU tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Dalam kejadian tersebut, rumah milik Ruslan dan Jainal Ilmi tidak berhasil diselamatkan. Sementara rumah dan gedung walet milik Amin (55) juga sempat terbakar, namun berhasil dipadamkan.

Amin mengalami luka bakar pada bagian lengan dan pipi sebelah kanan saat berupaya melakukan pemadaman.

Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB. Akibat kebakaran tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp750 juta. Kerugian meliputi bangunan rumah, gedung walet, serta dua unit sepeda motor milik korban.

Kapolsek Pulau Hanaut IPTU Purwono mengatakan, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting atau arus pendek listrik yang terjadi di rumah Ruslan. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.

“Dugaan sementara akibat korsleting listrik atau arus pendek. Namun, penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan,” kata Purwono.

Pasca kejadian, personel Polsek Pulau Hanaut telah melakukan pengecekan dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mendata korban dan saksi.

Petugas juga mengumpulkan sejumlah bahan keterangan untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.

Purwono mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan gangguan instalasi listrik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi kabel dan peralatan listrik di rumah. Jika terdapat kabel yang rusak atau instalasi yang bermasalah, segera diperbaiki untuk mencegah terjadinya kebakaran,” pungkasnya (f1/sb) 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard