Lewati ke konten utama
HUKUM

Penjaga SMAN 3 Palangka Raya Ditemukan Tak Bernyawa di UKS

Redaksi 13-09-2026, 20:37 WIB 1 menit baca
Petugas ketika mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit. (FOTO: ISTIMEWA)
Petugas ketika mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Suasana di SMAN 3 Palangka Raya mendadak geger pada Sabtu (12/9/2026) malam. Seorang penjaga sekolah berinisial A (37) ditemukan meninggal dunia di dalam ruang UKS.

Korban yang merupakan warga Kecamatan Jekan Raya itu ditemukan sekitar pukul 20.30 WIB. Penemuan bermula ketika sejumlah saksi merasa curiga melihat sepeda motor milik korban masih terparkir di lokasi sejak pagi dan tidak berpindah.

Kecurigaan tersebut mendorong saksi melakukan pengecekan ke ruang UKS. Saat diperiksa, korban ditemukan dalam kondisi terlentang di atas kasur dan sudah tidak bergerak.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui sempat mengeluhkan sakit pada bagian dada dan mengalami sesak napas. Informasi tersebut kemudian menjadi bagian dari keterangan yang didalami kepolisian.

Saat ditemukan, korban mengenakan baju berwarna hitam dan celana pendek berwarna hijau muda. Para saksi selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan.

Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, personelnya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Personel telah melakukan pengecekan dan olah TKP serta berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Iyudi saat dikonfirmasi, Minggu (13/9/2026).

Dari lokasi, polisi menemukan sejumlah barang milik korban. Di antaranya satu tas berwarna hitam, dua unit telepon seluler, satu dompet, satu botol minyak angin Cap Lang, satu botol minyak kayu putih dan satu buah balsem.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi ke Ruang Kamboja RSUD dr. Doris Sylvanus Kota Palangka Raya untuk menjalani pemeriksaan medis.

Berdasarkan pemeriksaan dokter sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi masih mendalami keterangan para saksi dan hasil pemeriksaan medis untuk memastikan rangkaian peristiwa meninggalnya korban.

“Dari hasil pemeriksaan dokter sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya, kami masih melakukan pendalaman untuk melengkapi informasi terkait peristiwa tersebut,” pungkasnya. (rk/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard