Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Siswa Diajak Manfaat Sampah Sekolah Menjadi Kreatif

Redaksi 06-03-2023, 09:44 WIB 2 menit baca
Kadisdik Kota Palangka Raya, Djayani saat dibincangi awak media di halaman Kantor Walikota Palangka Raya. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Kadisdik Kota Palangka Raya, Djayani saat dibincangi awak media di halaman Kantor Walikota Palangka Raya. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Untuk mengurangi jumlah sampah di sekolah dan juga memberikan kesadaran pada para siswa akan pentingnya menjaga lingkungan, maka Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Djayani, memperkenalkan sistem pengurangan sampah di sekolah. Dengan cara membawa bekal menggunakan tempat yang bisa digunakan ulang. Para siswa juga diharapkan menggunakan botol minum yang dapat dipakai kembali untuk mengurangi sampah sekali pakai.

"Dengan menggunakan Metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle) juga diterapkan saat membuang sampah di sekolah, yaitu memilah sampah organik, sampah plastik, dan sampah kaca. Dengan memilah sampah, para pemulung dapat dengan mudah mengambil sampah yang dapat didaur ulang. Hal ini juga dapat mengurangi beban lingkungan akibat jumlah sampah yang tidak terkelola," ucap Djayani kepada awak media saat menghadiri Syukuran Piala Adipura di Kantor Walikota, belum lama ini.

Selain itu sambungnya, para siswa diharapkan dapat mengolah sampah menjadi barang kreatif seperti vas bunga. Upaya ini bertujuan untuk memotivasi para siswa agar dapat memanfaatkan sampah yang ada di sekitar secara kreatif. Hal ini juga dapat meningkatkan kesadaran para siswa akan pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sumber daya yang ada dengan baik.

"Upaya pengurangan sampah ini telah diterapkan di lima sekolah di Kota Palangka Raya, yaitu SDN Percobaan, SDN 4 Menteng, SMPN 3 Palangka Raya, MTSN 1 Palangka Raya dan SMAN 4 Palangka Raya. Diharapkan upaya ini dapat menyebar ke seluruh sekolah di Kota Palangka Raya dan juga di seluruh Indonesia," tuturnya.

Dia mengatakan, untuk menjalankan program tersebut, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya juga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam menangani masalah sampah di sekolah. DLH memberikan bantuan dalam mengelola dan mengolah sampah agar dapat dimanfaatkan kembali. Kerja sama yang dilakukan bertujuan untuk menciptakan lingkungan lebih bersih dan sehat.

“Dengan upaya pengurangan sampah di sekolah-sekolah telah mendapat sambutan baik dari para siswa, orang tua, dan masyarakat setempat. Hal ini tentunya menunjukkan, bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sumber daya yang ada dengan baik,” pungkasnya. (aya/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard