Suara Ledakan Terdengar dari Dapur, Dua Rumah di Ampah Kota Terbakar
SB, TAMIANG LAYANG – Suara seperti ledakan dari dapur menjadi awal terungkapnya kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga di Jalan Talohen Gang Bersama RT 020, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Jumat (16/10/2026) sore.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 17.50 WIB tersebut mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Salah satu rumah yang terbakar diketahui milik Ade Novianto, anggota Polsek Dusun Tengah yang saat kejadian sedang melaksanakan piket. Ia mendapat telepon yang mengabarkan adanya suara seperti ledakan dari bagian dapur rumahnya.
Mendapat informasi tersebut, Ade langsung menuju rumahnya. Namun, setibanya di lokasi, api sudah membesar dan membakar bagian belakang hingga tengah rumahnya. Kobaran api juga menghanguskan rumah milik Akhmad Saifudin yang berada di kawasan tersebut.
Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Eko Sutrisno, menyampaikan bahwa kepolisian telah melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.
“Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting atau arus pendek listrik. Namun, penyebab pastinya masih didalami melalui penyelidikan,” ungkap Kasi Humas AKP Eko Sutrisno.
Untuk kepentingan penyelidikan, polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti, serta mengumpulkan keterangan saksi.
Olah TKP juga dilaksanakan pada Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 12.30 WIB oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Barito Timur bersama Unit Reskrim Polsek Dusun Tengah.
Sejumlah barang bukti yang diamankan antara lain papan kayu dengan bekas lelehan stop kontak yang hangus terbakar, kabel listrik beserta fitting lampu yang terbakar, bagian panel mesin cuci, pakaian anak yang sebagian terbakar, serta wadah deterjen cair yang hangus.
Dugaan korsleting listrik masih menjadi petunjuk awal yang ditelusuri penyidik. Sementara itu, kerugian akibat terbakarnya dua rumah warga tersebut ditaksir mencapai Rp300 juta. (OGN)