Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Data Survei SSGI 2022, Angka Stunting Kota Palangka Raya 27,8 Persen

Redaksi 13-03-2023, 03:08 WIB 1 menit baca
Ketua TP PKK Avina Fairid Naparin saat menghadiri Refreshing Kader Posyandu. (FOTO:ISTIMEWA)
Ketua TP PKK Avina Fairid Naparin saat menghadiri Refreshing Kader Posyandu. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA –  Pencegahan dan penurunan angka stunting secara nasional masih menjadi salah satu agenda penting di bidang kesehatan. Berbagai sektor dilibatkan dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di seluruh provinsi di Indonesia.

Untuk wilayah Kota Palangka Raya, pada tahun 2022 angka stunting berdasarkan SSGI adalah 27,8%. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 25,2%.

Bertempat di Aula Kelurahan Panarung, Kota Palangka Raya, Sabtu (11/3/2023), Ketua TP PKK Kota Palangka Raya Avina Fairid Naparin membuka kegiatan Refreshing Kader Posyandu Tingkat Kota Palangka Raya bagi Kader Posyandu Se-Kecamatan Pahandut.

Avina Fairid Naparin dalam sambutannya mengatakan, posyandu telah menjadi kegiatan yang sangat penting terutama untuk memotret kondisi kesehatan di masyarakat. Sejauh mana derajat kesehatan masyarakat tercapai dan apa saja upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan kesehatan masyarakat.

“dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting, peran para kader posyandu sangat strategis karena langsung dapat melihat kondisi balita setiap bulannya. Deteksi dini stunting melalui pemantauan pengukuran tinggi dan berat badan, serta tumbuh kembang balita setiap bulannya,” kata Avina.

Avina mengharapkan melalu kegiatan refreshing kali ini, kader posyandu dapat menyegarkan pengetahuan dan ketrampilannya dalam melaksanakan kegiatan posyandu. Terutama dalam deteksi dini stunting dengan mengetahui kriteria posyandu aktif, serta cara penimbangan dan pengukuran tinggi/panjang badan bayi/balita. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard