Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Imunisasi Dasar Polio Penting Untuk Bayi 1-4 Bulan

Redaksi 03-04-2023, 03:20 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, drg Andjar Hari Purnomo. (FOTO:YUDHA)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, drg Andjar Hari Purnomo. (FOTO:YUDHA)

SB, PALANGKA RAYA – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menggalakkan program imunisasi anak polio. Pemerintah menyediakan vaksin anak polio secara gratis lewat posyandu dan puskesmas serta fasilitas pelayanan kesehatan lain sebagai bagian dari program imunisasi dasar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya drg Andjar Hari Purnomo mengajak seluruh masyarakat Kota Palangka Raya untuk mencegah polio pada anak - anak.

“Tujuan pemberian vaksin polio adalah agar bayi atau anak, memperoleh kekebalan terhadap penyakit polio yang dapat menyebar melalui infeksi virus,” katanya, Minggu (02/04/2023).

Dikatakannya, cara yang cukup ampuh mencegah polio pada anak adalah dengan mengikut sertakan anak dalam vaksinasi polio, yang bisa didapatkan oleh masyarakat di UPT Puskesmas atau Posyandu terdekat.

"Polio merupakan salah satu masalah kesehatan yang belum memiliki pengobatan hingga saat ini, namun tidak perlu khawatir, karena polio dapat dicegah dengan mengikuti program vaksinasi polio," ucapnya.

Dia menambahkan, vaksinasi polio terbagi dalam dua jenis, yaitu, vaksin polio tetes (OPV) dan vaksin polio suntik (IPV), vaksin polio tetes diberikan sebanyak empat kali pada usia 1, 2, 3, 4 bulan.

“Sedangkan untuk polio suntik diberikan satu kali pada saat bayi berusia empat bulan, kepada anak yang belum mendapatkan imunisasi polio, harus segera dilengkapi status Imunisasi sebanyak lima kali imunisasi,” ungkap Andjar.

Dirinya meminta Kepada orang tua yang anaknya lambat imunisasi polio atau belum lengkap tak perlu kuatir, karena pada dasarnya pemberian imunisasi polio dapat diberikan hingga usia lima tahun.

Dengan pemberian imunisasi anak, bukan hanya anak tersebut yang menerima manfaatnya. Keluarga si anak juga akan mendapatkan manfaat secara ekonomi karena bisa mengurangi risiko pengeluaran biaya di masa mendatang untuk mengobati penyakit polio. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard