RSUD dr Murjani Tingkatkan Pelayanan Pasien Cuci Darah
SB, SAMPIT - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit terus meningkatkan pelayanan terhadap pasien yang menjalani terapi cuci darah. Hal itu sebagai upaya memberikan kemudahan bagi warga Kotim agar tidak lagi ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan tersebut.
Kepala Bidang Pelayanan Medik Yulia Noviani mengatakan, penambahan tujuh mesin hempdialisa (cuci darah) di 2023 ini memenuhi target penting RSUD dr Murjani Sampit.
Penambahan ini melalui proses panjang dari 2022 lalu mulai pengajuan usulan rekomendasi dari pernefri, pengajuan izin operasional dan peningkatan kompetinsi SDM.
“Rumah Sakit memiliki 22 unit mesin cuci darah dengan merk Toray TR 8000 dan Gambro AK 98. Sebanyak 20 unit sudah ditempatkan di gedung baru dan dua CAPD lainnya dikhususkan untuk pasien cuci darah yang gawat darurat di ruang ICU. Untuk beroperasinya bertahap mungkin 10 unit lebih dahulu,” ucap Yulia, Rabu (26/4/2023).
Ia menjelaskan, RSUD dr Murjani Sampit juga dituntut melayani pasien continuous ambulatory peritoneal dialysis (CAPD) atau cuci darah secara mandiri. Bagi pasien gagal ginjal diharuskan cuci darah minimal seminggu dua kali.
“Selain malayani pasien menggunakan mesin, kami juga melayani pasien CAPD. Setiap perawat yang bertugas di Instalasi Hemodialisa harus mengikuti pelatihan khusus dan bersertifikasi,” sebutnya.
“Kami melayani pasien sesuai dengan prosedur melayani sesuai antrian pasien. Pasien yang akut kami melakukan perawatan insentif sampai kesehatannya stabi setelah itu baru dirujuk ke fakses lain sehingga giliran pasien baru kami layani secara cepat,” timpal Kepala Bidang Pelayanan RSUD dr Murjani Sampit. (f1/sb)