seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Disdik Kapuas Dukung Implementasi Kurikulum Merdeka Mandiri

by Redaksi - Tanggal 17-05-2023,   jam 06:20:15
Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Ali Hanafiah, ketika paparan terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Mandiri. FOTO : ISTIMEWA Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Ali Hanafiah, ketika paparan terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Mandiri. FOTO : ISTIMEWA

SB, KUALA KAPUAS - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kapuas melakukan paparan terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Mandiri. Dalam paparan tersebut, oleh Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Ali Hanafiah, SE, MA.

Ali Hanafiah menjelaskan jumlah sekolah penggerak yang ada di Kabupaten Kapuas dari jenjang TK, SD, SMP dan SMA/SMK sebanyak 50 sekolah. Antara lain Angkatan I sebanyak 16 terdiri TK 2, SD 8, SMP 4, dan SMA/SMK 2. Angkatan II sebanyak 30 terdiri TK 10, SD 15, SMP 5 dan SMA/SMK 0. Selanjutnya Angkatan III 4 sebanyak TK 1, SD 0, SMP 1 dan SMA/SMK 2.

"Sedangkan jumlah guru penggerak yang ada di Kabupaten Kapuas dari jenjang TK, SD, SMP, SMA/SMK sebanyak 62 orang terdiri angkatan I berjumlah 19, angkatan IV berjumlah 20, dan angkatan VII berjumlah 23," jelasnya.

Ali mengatakan dukungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas terkait IKM di bidang legalitas telah terbit Peraturan Bupati (Perbup) Kapuas tentang Program Sekolah Penggerak, Implementasi Kurikulum Merdeka, dan Perencanaan Berbasis Data Pada Jenjang PAUD dan Pendidikan Dasar.

"Dinas Pendidikan Dengan Program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas yang sudah menjadi Peraturan Bupati Kapuas," katanya.

Menurutnya, dukungan lain dalam bidang sarana prasarana untuk Tahun 2023 Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, menganggarkan dana sarana dan prasarana sekitar Rp.10 Miliar. Bantuan sarana prasarana untuk sekolah penggerak yang telah dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Tahun 2022 antara lain TK sebanyak 1 sekolah, SD sebanyak 7 sekolah dan SMP sebanyak 5 sekolah.

"Terdapat 33 sekolah (SD dan SMP) mendapatkan bantuan laptop dan komputer. Tentu harapan kita Kurikulum Merdeka Mandiri di Kabupaten Kapuas berjalan baik," tandasnya. (tri)