Awal Juni, RSUD dr Murjani Sampit Siap Melayani Kemoterapi Menggunakan BPJS
SB, SAMPIT – Pada awal bulan Juni 2023 mendatang, Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit mulai memuka layanan umum kemoterapi bagi pasien penderita kanker dengan menggunakan BPJS.
Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit, Sutrisno mengatakan, untuk mengembangkan pelayanan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), khususnya di bidang kesehatan pihaknya segera membuka layanan bagi pasien penderita kanker.
Bahkan katanya, untuk pasien yang kurang mampu bisa menggunakan BPJS Kesehatan dan sudah mendapat dukungan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) terkait pelayanan kemoterapi bagi peserta BPJS.
“Kemoterapi itu mahal untuk masyarakat umum dan berkelanjutan, darinya itu kami mendorong BPJS untuk memberi izin. Alhamdulillah kami melalui Kemenkes dan diberi izin untuk dipercepat layanannya,” ucap Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit, Sutrisno, Kamis (25/5/2023).
Disampaikan Sutrisno, sebenarnya dari tahun lalu pihaknya sudah ada fasilitas layanan kemoterapi bagi penderita kanker hingga saat ini, tapi pihaknya hanya melayani pasien umum bukan BPJS, karena belum diberikan izin langsung.
Lanjutnya, untuk biaya pasien umum terlalu mahal, satu pasien bisa habiskan 50 – 100 juta, karena layanan kemoterapi sistem paket. Satu pasien bisa empat paket makanya mahal dan memiliki proses yang cukup rumit.
“Makanya kami memberikan layanan menggunakan BPJS Kesehatan. Layanan BPJS bagi pasien Kemoterapi diberlakuka pada awal Juni 2023 mendatang, sehingga masyarakat Kotim yang membutuhkan layanan kemoterapi tidak perlu lagi keluar kota seperti ke Palangka Raya ataupun ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Pasien masih bisa kami layani menggunakan BPJS di RSUD dr Murjani Sampit,” pungkasnya. (f1/sb)