Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Antisipasi Kemacetan, DPUPRPRKP Kotim Bongkar Habis Bundaran Tidar

Redaksi 30-05-2023, 03:57 WIB 1 menit baca
Tampak pembongkaran Bundaran Tidar menggunakan alat berat untuk mengantisipasi kemacetan. (FOTO:ABU)
Tampak pembongkaran Bundaran Tidar menggunakan alat berat untuk mengantisipasi kemacetan. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT – Akibat sering terjadi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di kawasan Bundaran Tidar, Jalan Tjilik Riwut, Kota Sampit,

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Jalan, Jembatan dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPRKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan pembongkaran Bundaran Tidar di perempatan Jalan Tjilik Riwut, Kota Sampit.

Kepala UPTD Jalan, Jembatan dan Drainase DPUPRPRKP Kotim, Selamet Giartono mengatakan, pembongkaran bundaran ini adalah upaya untuk mengatasi kemacetan lalu lintas pada persimpangan yang selalu padat pengendara.

“Pemkab Kotim awalnya hanya memperkecil diameter bundarannya, namun akhirnya diputuskan hapus total dengan menggunakan anggaran APBD. Hal ini sesuai dengan hasil rapat bersama Dishub Kotim dengan mempertimbangkan banyak harapan warga yang ingin jalan daerah itu diperluas. Akhirnya dengan keputusannya pembongkaran secara menyeluruh,” ucap S Giartono, Selasa (30/5/2023).

Ia menyampaikan, ini juga atas permintaan masyarakat karena selain sering terjadi kemacetan di kawasan tersebut sering terjadi kecelakaan lalu lintas.

Menuturutnya, saat ini penduduk semakin tambah otomatis kendaraan semakain ramai dan keberadaan bundaran cukup menimbulkan antrian cukup panjang disetiap kaki simpang jalan, karena harus mengeliling mutarin bundaran hingga menimbulkan keterlambatan lalu lintas.  

Lebih lanjut dirinya menyampaikan, pembongkaran ini juga mengurangi angka kecalakaan lalu lintas dimana setiap pengendara tetap berebut memakai badan jalan karena sempitnya ruas dan lebarnya bundaran.  

“Untuk saat ini belum ada kendala karena semua peralatan masih lengkap dan kami tetap malakukan koordinasi ke Dishub setempat. Harapannya semoga berjalan lancar sehingga tidak mengganggu pengguna jalan umum,” tutupnya (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard