Tingkatkan Komoditas Unggulan Pertanian Saat Musim Kemarau
SB, PALANGKA RAYA – Pada musim kemarau saat ini perlu langkah yang tepat, guna memperkuat program ketahanan pangan di Kota Palangka Raya, agar tak mengalami kekurangan bahan pangan pada saat hari raya besar keagamaan ataupun hari besar lainnya.
Anggota Komisi B DPRD Palangka Raya, Anna Agustina Elsye, mengatakan, apa yang telah dilakukan pemerintah kota (pemko) setempat yang sejauh ini terus memperkuat program ketahanan pangan sudah cukup baik, namun tetap perlu untuk ditingkatkan.
"Kami melihat upaya menjaga ketahanan pangan sebagaimana harapan pemerintah pusat, apalagi pada saat musim kemarau ini Pemko Palangka Raya terus beruapaya memaksimalkan dari hasil pertanian," ungkap Anna, Selasa (20/06/2023) kemarin di Palangka Raya.
Namun demikian lanjut srikandi DPRD Palangka Raya dari Partai Gerindra ini mengatakan, upaya perkembangan pertanian yang dilakukan Pemko Palangka Raya melalui instansi terkaitnya, hendaknya bisa menyasar pada berbagai komoditas yang bisa diunggulkan atau produktif. Seperti holtikultura, sayur mayur, buah-buahan serta padi.
“Ketersediaan lahan pertanian di wilayah Kota Palangka Raya sangatlah besar. Walaupun dengan karakteristik lahan bergambut. Tetapi hal tersebut bukan jadi masalah, melainkan menjadi tantangan tersendiri bagi dinas serta pihak terkait dalam membangun sistem pertanian yang produktif,” ungkapnya.
Meski Kota Palangka Raya lanjutnya sebagian besar bertanah gambut, tetapi hal itu jangan menjadi alasan untuk tidak mengoptimalkan lahan yang kosong, justru itulah yang jadi tantangan agar dapat dimanfaatkan untuk pertanian.
"Buktinya, pengembangan pertanian pada lahan gambut, sudah mampu menghasilkan produk-produk pertanian. Nah, karena itu dirasa perlu upaya membangun komoditas unggulan pertanian yang produktif," ujarnya menambahkan.
Terlepas dari itu kata Anna, agar pertanian di Kota Palangka Raya dapat berjalan berkesinambungan, maka perlu adanya kolaborasi dengan Kementerian Pertanian. Salah satunya bagaimana upaya mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian yang ada di daerah setempat.
Pentingnya kolaborasi itu dilakukan, tidak lain agar pengelolaan dan pemanfaatan lahan pertanian dapat dilakukan berkesinambungan, dan mampu menghasilkan produksi pertanian secara berkelanjutan. (mda/ok)