Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Pemko Gelar Operasi Pasar Elpiji Libatkan Kejari Untuk Mengawasi

Redaksi 26-06-2023, 04:58 WIB 1 menit baca
Tim dari Kejari Palangka Raya turut mengawasi jalanya operasi Pasar elpiji. (FOTO:ISTIMEWA)
Tim dari Kejari Palangka Raya turut mengawasi jalanya operasi Pasar elpiji. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Jelang Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah yang tinggal beberapa hari ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya sedang gencar melakukan operasi pasar elpiji 3 kilogram.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Samsul Rizal menjelaskan, pelaksanaan operasi pasar elpiji 3 kg dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) diawasi oleh tim kejaksaan negeri Palangka Raya.

“Tentunya Hal itu bertujuan agar pelaksanaannya tertib dan penyalurannya benar-benar tepat sasaran yakni untuk masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang ada di Kota Palangka Raya,” ujarnya, Sabtu (24/06/2023).

Samsul mengatakan penyaluran gas LPG 3 Kg merupakan produk dalam pengawasan, karena di situ ada subsidi harga dari pemerintah, sehingga harga jualnya juga diawasi.

“Karena sudah ada Harga Eceran Tertinggi (HET) tentunya masyarakat dapat menanyakan kenapa bisa mahal dan tak sesuai HET yang telah ditetapkan pemerintah,” katanya.

Dalam operasi pasar ini pihak Pemerintah Kota Palangka Raya melibatkan agen penyalur yang setiap kegiatan selalu berganti-ganti, karena yang menentukan dari Pertamina.

Samsul juga mengatakan, bahwa menjelang Hari Raya Iduladha 1444 H tahun ini Pemerintah Kota Palangka Raya mengadakan operasi pasar gas elpiji 3 kg di 9 tempat yakni di Kelurahan Palangka, Pahandut, Langkai, Menteng, Bukit Tunggal, Sabaru, Pahandut Seberang, Petuk Katimpun, Kereng Bangkirai, dan Kecamatan Bukit Batu.

“Operasi pasar ini akan berlangsung hingga 27 Juni 2023. Harga gas yang dijual hanya Rp22 ribu sesuai HET. Bagi masyarakat yang ingin membeli gas 3 Kg cukup membawa KTP atau kupon yang sudah dibagikan oleh pihak kelurahan,” sebut Samsul Rizal.

Dia menambahkan, bahwa setiap kali diadakan operasi pasar Elpiji 3 Kg tersebut selalu diserbu oleh warga sekitar tentunya dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard