Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Permudah Perizinan Untuk Tingkatkan Investasi

Redaksi 31-07-2023, 02:23 WIB 1 menit baca
Sekda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu. (FOTO:ISTIMEWA)
Sekda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus mendorong iklim investasi di kota setempat. Karena, dengan semakin berkembangnya investasi, secara tidak langsung dapat meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu mengatakan, Investasi sangat diperlukan untuk kemajuan Kota Palangka Raya, maka dari itu pihaknya meminta kepada pihak terkait agar mempermudah dalam hal perizinan.

“Iklim investasi diperlukan, yang diharapkan dapat beriringan bersama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan memacu pertumbuhan ekonomi,” ungkap Hera, Minggu (31/07/2023) di Palangka Raya.

Sekda menambahkan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat maka salah satunya yaitu adanya dukungan dari investasi swasta. Karena itulah, Pemko Palangka Raya mendorong jaminan keamanan serta kemudahan investor untuk berinvestasi.

“salah satu yang diharapkan dari kegiatan investasi di Kota Palangka Raya adalah membangun keterpaduan dan konsisten dalam pengembangan pangan, infrastruktur dan energi, penanaman modal yang berwawasan lingkungan (green investment), pemberdayaan UMKM dan promosi penanaman modal,” ujarnya.

Adapun untuk mendorong para investor untuk berinvestasi di Kota Palangka Raya, maka sudah barang tentu Pemko Palangka Raya akan menjamin keamanan berinvestasi dan mempermudah segala bentuk perizinan.

Contohnya pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palangka Raya, dimana saat ini mengurus izin usaha bisa melalui Online Single Submission atau OSS.

“Dengan sistem perizinan seperti ini diharapkan akan efektif mengurangi birokrasi dan mempermudah para investor saat mengurus perizinan,” jelas Hera.

Dengan kemudahan itu lanjutnya, iklim investasi di Kota Palangka Raya terbuka lebar, sehingga berpotensi besar sebagai penunjang pendapatan asli daerah atau PAD. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard