Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Saat Kemarau Masyarakat Harus Bisa Jaga Kesehatan

Redaksi 01-09-2023, 12:46 WIB 1 menit baca
Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Norhaini. (FOTO:ISTIMEWA)
Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Norhaini. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Musim kemarau tahun ini, patut untuk diwaspadai karena setiap harinya di kota Palangka Raya terus mengalami Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla), bahkan dari data BPBD Kota setempat titik hotspot mengalami kenaikan.

Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Norhaini meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui instansinya untuk waspada dengan kondisi tersebut.

“Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjaga kondisi tubuh, karena akibat dari karhutla itu menimbulkan asap yang tebal dan menyebabkan berbagai macam penyakit,” ucapnya, Jumat (01/09/2023).

Dia menungkapkan, pada musim kemarau ini telah banyak lahan-lahan di Kota Palangka Raya sering mengalami kebakaran, dalam satu hari saja, luasan kebakaran terus mengalami peningkatan, sehingga perlu untuk diwaspadai.

“Akibat seringnya terjadi Karhutla di Kota Palangka Raya, maka kualitas udara akan semakin memburuk dan tetunya hal ini akan mengganggu aktifitas masyarakat,” ujarnya.

Legislator asal partai Golongan Karya (Golkar) ini juga menyampaikan, dampak paling buruk dalam karhutla yakni pada kesehatan, ancaman penyakit pernapasan atau ISPA.

“Saya meminta seluruh masyarakat Kota Palangka Raya untuk tidak membakar hutan dan lahan disaat musim kemarau ini, karena selain dapat menyebabkan kualitas udara memburuk juga bisa menyebabkan kabut asap,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, pada musim kemarau ini partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam menanggulangi Karhutla, Kita tidak bisa mengandalkan petugas terus menerus karena keterbatasan personil. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard