Dinkes Kotim Menggelar TAK Pasien ODGJ
SB, SAMPIT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Puskesmas Baamang 2 berkolaborasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) menggelar kegiatan therapi aktivitas kelompok (TAK) pada pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), bertempat di Kantor Dinsos Kotim pada Jumat (1/9/2023).
Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk menstimulus persepsi dan terkait orientasi realita kehidupan, serta mendukung mewujudkan Indonesia bebas pasung, meningkatkan derajat serta kesehatan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
"Terapi tersebut diikuti 7 orang dalam gangguan jiwa, diiantaranya 5 orang mampu memberikan komunikasi persepsi dan 2 orang diantaranya masih perlu observasi berkelanjutan untuk pengobatan,” sebut Umar Kaderi saat dikonfirmasi pada Sabtu (2/9/2023).
Disampingi itu dirinya mengungkapkan, therapi ini diterapkan ke ODGJ untuk meningkatkan kemampuan uji realitas (reality testing) melalui komunikasi dan umpan balik dengan orang lain. Membangkitkan motivasi untuk kemajuan fungsi kognitif dan efektif.
Ia mengakui, ODGJ harus mengenal dirinya sendiri terlebih dahulu atau identitas dirinya itu paling penting kemudian dilanjutkan ke tahap kemampuan menyalerkan emosi secara ekspresi diri.
"Kebanyakan kasus yang kita temuai kasus ODGJ di Kotim yaitu 80% mengalami halusinasi. Untuk memperkecil ini kita butuh penanganan yang tepat. Maka kerjasama dari kita semua baik itu instansi, psikiater dan masyarakat pada umumnya,” jelaskan.
Selain pengobatan medis, perhatian dan empati diperlukan untuk mendukung kesembuhan para penderita kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Pemenuhan kebutuhan fisik dan psikologi tersebut diharapkan dapat menurunkan kasus ODGJ di wilayah Kotim. (f1/sb)