Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Enam Langkah Diambil Dinkes Antisipasi Terjadinya ISPA

Redaksi 13-09-2023, 01:57 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi. (FOTO:ABU)
Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah mengambil langkah antisipasi dalam penanganan Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang setelah ditetapkan status tanggap darurat.

“Kami menyambut baik langkah yang diambil Bupati Kotim atas status tanggap darurat banecana Karhutla. Sebelum ditetapkan kami sudah ambil langkah antisipasi untuk penanganan ISPA,” sebut Kepala Dinkes Kotim, Umar Kaderi saat dikonfirmasi pada Rabu (13/9/2023).

Umar mengatakan, ada enam langkah yang telah diambil Dinkes yakni sejak Mei 2023 mengingatkan puskesmas untuk antisipasi penyakit ISPA yang mungkin terjadi pada musim kemarau dengan penyediaan logistik dan promosi kesehatan.

Kedua yaitu membuat surat edaran untuk kewaspadaan ISPA dan diare, sehingga masyarakat sejak dini melakukan antisipasi.

Ketiga, koordinasi dengan Disdik Kotim untuk penjadwalkan ulang waktu belajar siswa selama musim kemarau, terutama ketika terjadi kabut asap dan lingkungan sekolah terdampak kabut asap.

Keempat diharapkan untuk melaporkan kondisi karhutla atau kabut asap ke Dinkes Provinsi Kalteng dan pusat krisis Kesehatan kepada Kemenkes.

"Lima menyusun usulan kebutuhan masker untuk diusulkan untuk ke Dinkes Provinsi Kalteng dan Kementerian Kesehatan. Yang terakhir melaksanakan penyuluhan keliling terkait kewaspadaan kabut asap,” terangnya.

Umar menerangkan hal itu dilakukan untuk mencegah agar tidak terserang ISPA dan dehidrasi akut atau penyakit menular lainnya yang disebabkan virus.

"Sjuga meminta kepada masyaraka terus memakai masker saat keluar rumah. Tidak hanya mencegah penyakit ISPA saja, melainkan juga penyakit lainnya seperti diare,” tuturnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard