Lapas Sampit Berikan Pembinaan Kepribadian Kepada WBP
SB, SAMPIT - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sampit Kanwil Kemenkumham Kalteng kembali memberikan program pembinaan kepribadian rutin, berupa pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan ini program pembinaan keagamaan bersinergi dengan pihak Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dan menghadirkan tenaga pembina untuk terlaksananya kegiatan pembinaan.
Para WBP sangat antusias untuk mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan islam dilaksanakan di Masjid At-Taubah bagi WBP pria, dan di blok wanita untuk WBP wanita, serta tetap dengan pengawasan pegawai Lapas Sampit.
Kepala Lapas Sampit Agus Supriyanto mengharapkan pelaksanaan program pembinaan dengan Kemenag Kotim untuk sinergitas akan semakin meningkat, karena kegiatan ini sangat berguna bagi para WBP.
"Selain dengan Kemenag Kotim, kami juga telah bersinergi/berkolaborasi dengan beberapa Gereja dalam pembinaan agama bagi WBP Nasrani, dan beberapa yayasan bagi para WBP yang beragama Hindu," ucap Agus Supriyanto.
Agung juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari pihak Kemenag Kotim dengan menugaskan tenaga pembinanya, dan kegiatan dapat berjalan baik. "Saya harap sinergitas ini dapat terus meningkat, kami sangat terbantu untuk kegiatan pembina, sebagai langkah nyata menciptakan WBP menjadi insan yang berkualitas dari sisi spiritual keagamaannya," tuturnya.
"Untuk teknisnya kami beserta jajaran terkait telah menjadwalkan dengan menyesuaikan agama yang dianut para WBP yang ada di Lapas Sampit, sehingga bisa terbagi dan fokus serta tepat sasarannya," ucap Agung.
Kegiatan positif keagamaan WBP Lapas Sampit merupakan metode pembinaan yang dapat merubah kebiasaan buruk mereka. Dengan pembinaan Rohani, seperti kegiatan shalat wajib untuk agama Islam, dan Kegiatan di gereja untuk nasrani.
"Merupakan Pembinaan yang akan mengubah karakter WBP yang akan membuat mereka sadar akan kesalahan mereka," tandasnya. (db)