Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Tingkatkan Literasi Pada Proses Pembelajaran, Sekolah Perlu Libatkan Peran Orang Tua

Redaksi 22-09-2023, 11:37 WIB 1 menit baca
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, M Irfansyah saat keluar dari gedung rapat DPRD Kotim. (FOTO:ABU)
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, M Irfansyah saat keluar dari gedung rapat DPRD Kotim. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT – Pihak sekolah di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diharapkan untuk melibatkan para orang tua dalam pengajaran pada peserta didik, guna membuat inovasi dalam proses pembelajaran.

Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, M Irfansyah kepada media seputarborneoo.com, Jumat (22/9/2023).

Irfansyah menegaskan, guru dan kepala sekolah seharusnya bisa memfasilitasi kehadiran orang tua dalam proses belajar anak di sekolah. Karena memang orang tua harus ikut andil dalam pendidikan anaknya.

"Sebelumnya memang masih sulit dilakukan karena belum ada program atau cara yang pas untuk melibatkannya. Tapi kami meyakini, kalau peran orangtua harus dilibatkan secara utuh dalam proses belajar anaknya. Sayangnya, seringkali guru dan kepala sekolah kesulitan bagaimana cara untuk melibatkan,” sebut Irfansyah.

Pihaknya menerapkan praktik baik, yaitu tema orang tua bercerita di sekolah. Dinilainya ini merupakan upaya yang cukup efektif untuk meningkatkan minat belajar peserta didik serta menambah gaya belajar baru pada satuan pendidikan.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan, praktik baik mendorong timbulnya inovasi dan kreativitas pada diri peserta didik, karena siswa merasa bebas untuk memilih dan mengeksplorasi berbagai sumber belajar dan budaya.

"Tujuan program meningkatkan literasi dan numerasi, guru tentu saja membutuhkan peran orang tua yang mau peduli dan menemani anaknya dalam proses belajar,” ujarnya.

Melalui program terus belajar juga, guru diharapkan dapat mendapat bekal agar bisa menciptakan jembatan dalam membangun hubungan antara orang tua dan sekolah.

"Karena pada dasarnya kedua belah pihak adalah sosok yang berkesinambungan dan tentu saja penting dalam proses pendidikan anak,” imbuhnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard