Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

DPKP Kota Palangka Raya Sosialisasikan Pentingnya Konsumsi Pangan B2SA

Redaksi 27-09-2023, 11:26 WIB 2 menit baca
DPKP Kota Palangka Raya saat mengunjungi SDN 11 Langkai. (FOTO:ISTIMEWA)
DPKP Kota Palangka Raya saat mengunjungi SDN 11 Langkai. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya gencarkan tentang menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di lingkungan sekolah.

Dengan maksud dan tujuan, agar siswa yang kurang suka atau tidak suka makan sayur dan ikan bisa memotivasi mereka bahwa makanan seperti itu adalah makanan sehat.

Sebab tidak jarang anak-anak malah suka dengan makan siapa saji, sehingga membuat mereka mulai terbiasa dengan makanan tersebut dan mengabaikan makanan yang sehat.

“Kemarin kita melaksanakan sosialiasai tentang B2SA di SD Negeri 11 Langkai, yaitu memberikan pemahaman tentang pentingnya mengonsumsi pangan B2SA,” kata Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Kota Palangka Raya, Yusianto.

Sosialisasi ini diselenggarakan dengan tujuan agar anak-anak dapat mengonsumsi asupan pangan yang baik. Terdiri dari makanan pokok yang mengandung karbohidrat, lauk pauk yang mengandung protein hewani dan nabati, sayur dan buah dengan jumlah yang cukup serta aman untuk mewujudkan generasi muda yang sehat, aktif dan produktif.

Untuk itu sebagai orang tua, baik guru maupun wali murid diharapkan dapat menyediakan makanan yang beragam dan diolah sedemikian rupa supaya diminati oleh anak-anak.

“Salah satu upayanya adalah dengan membuat kreasi menu makanan yang dikemas secara modern namun tetap memperhatikan kandungan gizinya. Olahan makanan juga bisa dengan bahan dasar pangan lokal yang ada di sekitar kita. Saat ini banyak orang tua yang hanya peduli makanan enak saja untuk anak-anak mereka, tanpa memperhatikan kesehatannya. Berikanlah makanan yang bergizi seimbang dan aman kepada anak,” imbuhnya.

Dirinya menambahkan, sebagai salah satu program nasional untuk generasi emas bangsa ke depan, sosialisasi ini tidak hanya menyasar anak-anak sekolah dasar namun ibu hamil dan ibu usia produktif akan disosialisasikan juga melalui posyandu yang ada di lingkungan setempat.

“Ke depan kegiatan ini akan lebih gencar pelaksanaannya di lingkungan sekolah dasar dengan tambahan sasaran sosialisasi ibu hamil dan ibu usia produktif yang akan dilaksanakan di posyandu setempat,” tambahnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard