Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Dr. H. Suwarno Muriyat, S.Ag, M.Pd, didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Yulianus Benuas Aden, SH, menyerahkan cinderamata Marcos selaku Ketua Tim dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Kalteng, Kamis (29/9/2022). FOTO : ISTIMEWA
SB, KUALA KAPUAS - Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menugaskan tim untuk melaksanakan kegiatan Advokasi, Pendampingan, Pemantauan, dan Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka dan Program Sekolah Penggerak di Kabupaten Kapuas.
Rombongan terdiri Marcos Sutanto,M.Si, Dahlan Kosasih, S.Pd., MT, dan Jacni Dahlan, ST datang, Kamis (29/9/2022).
Kemudian diterima langsung Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kapuas Dr. H. Suwarno Muriyat, S.Ag, M.Pd yang didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kapuas Yulianus Benuas Aden, SH, dan Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdik Kapuas Muhammad Ali Hanafiah, SE, MA.
"Saya menerima kunjungan Tim BPMP Provinsi Kalteng, mereka adalah Konsultan yang direkrut oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) berasal dari kalangan profesional se Indonesia dan ditugaskan di BPMP Kalteng," ungkap H. Suwarno Muriyat.
Pertemuan ini, Kadisdik Kapuas H. Suwarno Muriyat, dalam paparannya mengurai tentang Peraturan Bupati (Perbup) Kapuas tentang Program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas (PHKC).
"Secara detail menguraikan tujuan keempat PHKC, yakni Implementasi Kurukulum Berbasis Kearifan Lokal (Baca Tulis Al Quran, Revitalisasi Bahasa Dayak Ngaju, Seni Budaya, kerajinan tradisional) yang sejalan dengan Implementasi Kurikulum Merdeka," tandasnya.
Sementara itu Marcos selaku Ketua Tim, menyebutkan jika PHKC adalah Program Inovasi Disdik Kabupaten Kapuas sebagai percepatan pencapaian tujuan berbagai program Kemendikbudristek, diantaranya IKM, PSP, PGP dan POP dapat menjadi best practice bagi daerah lain.
"Tentu ini sangat baik, dan sejalan Kurikulum Merdeka yang dilakukan Kemendikbudristek," ucapnya. (adm)