Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Maraknya Kasus Perundungan, Disdik Pastikan Kondisi di Kotim Tetap Aman

Redaksi 04-10-2023, 05:30 WIB 1 menit baca
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, M Irfansyah. (FOTO:ISTIMEWA)
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, M Irfansyah. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Kasus perundungan bullying pada siswa masih marak ditemukan dan sebagian besar terjadi di kalangan siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mengeluarkan Surat Edaran (SE) pencegahan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak termasuk bullying dan perundungan.

"Terkait dengan perundungan dan sejenisnya, itu sudah masuk ke dalam masuk materi pelajaran MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) pada saat (penerimaan) murid baru,” ungkap Plt Kepala Dinas Pendidikan Kotim, M Irfansyah pada Rabu (4/10/2023).

Ia mengungkapkan, sejauh ini faktor penyebab perundungan, seperti adanya indikasi geng sekolah ataupun antar sekolah, belum ditemukan di Kabupaten Kotim.

Meski belum adanya ditemukan, para orang tua dan masyarakat pun diminta melaporkan ke Dinas Pendidikan atau melalui satuan pendidika jika menemukan gejala maupun tindakan perundungan.

Tak hanya itu, Disdik Kotim juga melakukan pendampingan kepada seluruh guru BK yang ada di sekolah untuk pro aktif dalam memperhatikan gerak-gerik siswa dalam melakukan aktivitas di sekolah.

"Jika terjadi ada yang murung itu bisa langsung diantisipasi. Kemudian juga dengan wali kelas juga kita harapkan terus berkomunikasi dengan orang tua siswa. Jadi setiap perkembangan siswa secara positif atau negatif di sekolah itu ter informasikan dengan baik,” tegasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard