Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Kualitas Udara Membaik, Kasus ISPA Melonjak Minggu ke-3 Oktober

Redaksi 23-10-2023, 07:28 WIB 1 menit baca
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim Nugroho saat menghadiri rapat di Kantor BPBD. (FOTO:ISTIMEWA)
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim Nugroho saat menghadiri rapat di Kantor BPBD. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Kasus infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA dilaporkan kembali meningkat pada minggu ketiga di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Sebagian besar kasus yang ditemukan terjadi pada usia produktif. Upaya perlindungan dan pencegahan risiko ISPA harus meskipun kualitas udara semakin membaik.

"Kasus untuk Minggu ketiga Oktober atau Minggu 42 melonjak jadi 740 kasus dari 704 kasus di Minggu ke 41 atau ke dua di Oktober 2023. Sesui data Ada dua penybab yakni polusi karhutla dan pergantian musim,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim Nugroho saat menghadiri rapat evaluasi di gedung BPBD Kotim pada Senin (23/10/2023).

Nugroho Menjelaskan kualitas udara Kotim semakin baik namun tidak berdampak pada kasus ispa pasalnya orang yang mengalami gangguan pernapasan itu bertahap.

Lanjutnya, pergantian musim kemarau ke musim hujan juga menyebabkan risiko serangan penyakit ispa semakin besar, karena musim hujan kerap membuat daya tahan tubuh menurun. Ketika daya tahan tubuh melemah, virus dan bakteri penyebab penyakit pun lebih mudah menjangkiti tubuh.

"Kasus minggu ini juga sama namun terkenanya saat polusi udara membaik. Artinya ini adalah tahapan efek dari sebelumnya dan sebagian karena kekurangan daya tahan tubu saat hujan dalam sepekan ini,” ujarnya.

Untuk diketahui total kasus ispa di Kotim  dalam Oktober 2023 mencapai 2.274 kasus dengan paling banyak di wilayah kecamatan MB Ketapang dengan 926 Kasus dan yag paling rendah di Kecamatan Tumbang Penyahuan 13 kasus. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard